SHARE
Games

Game-game dari Blizzard akan kembali hadir di China pada musim panas ini, setelah lebih dari 15 bulan vakum di pasar game terbesar di dunia. Blizzard telah memperbarui perjanjian lisensinya dengan mitra lama mereka, NetEase, dan banyak dari game mereka akan kembali ke daratan China dalam beberapa bulan mendatang.

NetEase telah mengawasi game-game Blizzard di China selama 15 tahun, namun kesepakatan mereka kedaluwarsa pada Januari 2023, yang mengakibatkan game-game seperti Hearthstone dan Starcraft ditutup di negara tersebut. Kedua belah pihak terus melakukan pembicaraan selama setahun terakhir dan akhirnya mencapai kesepakatan baru.

Akan memerlukan waktu sejenak bagi Blizzard dan NetEase untuk menyelesaikan masalah teknis dan menyiapkan segala sesuatunya untuk peluncuran kembali, namun game-game tersebut diharapkan akan kembali online di China mulai musim panas ini. Menurut Bloomberg, pemain akan dapat melanjutkan kemajuan yang mereka buat sebelumnya pada akun mereka.

Blizzard kemungkinan akan mendapatkan peningkatan yang signifikan pada pendapatan mereka dengan kembalinya game-game mereka ke China. Overwatch adalah salah satu game yang lebih populer di sana, negara tersebut dikabarkan menjadi sebagian besar penonton Liga Overwatch di musim-musim terakhir kompetisi tersebut. Satu tim pro yang berbasis di China bahkan tidak bermain sama sekali selama musim terakhir OWL pada tahun 2023.

Selain itu, pemain-pemain China untuk pertama kalinya secara resmi akan dapat memainkan Diablo IV, yang dirilis oleh Blizzard pada bulan Juni lalu dan langsung menjadi hit. (Diablo Immortal tetap tersedia di China selama perselisihan dengan NetEase karena game tersebut tunduk pada perjanjian terpisah.

Sementara itu, perusahaan induk Blizzard, Microsoft, telah mencapai kesepakatan terpisah dengan NetEase. Mereka akan mengeksplorasi kemungkinan membawa game-game NetEase ke konsol Xbox dan platform lainnya.

“Blizzard dan NetEase telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk memperbarui komitmen kami kepada para pemain, alam semesta Blizzard telah menjadi bagian dari kehidupan para pemain di wilayah tersebut selama bertahun-tahun,” ujar Phil Spencer, CEO Microsoft Gaming, dalam sebuah pernyataan. “Membawa kembali game-game legendaris Blizzard kepada para pemain di China sambil mengeksplorasi cara-cara untuk membawa lebih banyak judul baru ke Xbox menunjukkan komitmen kami untuk membawa lebih banyak game kepada lebih banyak pemain di seluruh dunia.”

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...