SHARE
Software

Google Photos untuk Android mungkin akan segera memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan “Cinematic Moment” dari video yang disimpan di perangkat mereka, menurut laporan terbaru. Saat ini, aplikasi ini memiliki fitur bernama Cinematic Photos yang memungkinkan pengguna mengubah gambar datar menjadi gambar 3D. Diperkirakan bahwa fitur Cinematic Moment yang dirumorkan mungkin akan bekerja dengan cara yang sama seperti Cinematic Photos, tetapi dengan video alih-alih foto.

Bekerjasama dengan Assemble Debug, Android Authority dalam laporannya menemukan fitur ini dalam teardown APK aplikasi Google Photos untuk Android versi 6.84.0.634885033. Baris kode dalam aplikasi tersebut dikabarkan mengisyaratkan alat video baru yang secara otomatis memilih bagian dari video yang dipilih dan menerapkan efek slow-motion, menciptakan semacam Cinematic Moment.

Berbeda dengan Cinematic Photos dimana pengguna dapat memilih gambar secara manual dan menerapkan efek, dilaporkan bahwa proses pada Cinematic Moment akan otomatis dan pengguna tidak dapat secara manual membuat Cinematic Moment. Namun, mungkin saja Google akan menambahkan fungsi manual tersebut di kemudian hari.

Laporan ini juga menyebutkan bahwa belum ada informasi tentang bagaimana fitur ini akan bekerja atau kapan akan diluncurkan. Fitur yang ditemukan selama teardown APK biasanya hanya untuk pengujian dan ada kemungkinan bahwa fitur ini tidak akan dirilis ke versi publik dari aplikasi Google Photos untuk smartphone Android.

Perkembangan ini mengikuti spekulasi bahwa Google mungkin berencana untuk meluncurkan fitur pengeditan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang saat ini ada di seri Pixel 8 ke perangkat Pixel yang lebih lama. Laporan menunjukkan bahwa fitur seperti Magic Editor sedang menuju ke perangkat seperti Google Pixel 6 dan Pixel 7.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...