SHARE
Games

Kabar buruk datang dari Toys For Bob, terkait pengembangan Crash Bandicoot 5 yang dilaporkan dibatalkan. Keputusan untuk menghentikan pengembangan game tersebut diperkirakan bermula dari pergeseran strategis Activision yang mulai meninggalkan game single player untuk lebih fokus pada game multiplayer live-service yang dinilai lebih menguntungkan. Informasi tersebut datang dari sejarawan game Liam Robertson yang mengamati tren signifikan dalam industri game dimana game single-player mulai ditinggalkan.

Menurut laporan Robertson, Crash Bandicoot 5 berada dalam tahap awal pengembangan ketika Activision memutuskan untuk mengurangi pendanaan. Keputusan tersebut mengikuti apa yang dianggap oleh perusahaan sebagai “penjualan yang lemah” untuk Crash Bandicoot 4: It’s About Time, yang dirilis pada Oktober 2020 dan menerima pujian kritis tetapi tidak mencapai angka penjualan yang diharapkan oleh Activision. Pergeseran perusahaan tersebut juga mencerminkan tren industri yang lebih luas di mana game multiplayer dan live-service, yang dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan melalui mikrotransaksi, diprioritaskan dibandingkan pengalaman game single-player.

Di waktu yang bersamaan Activision juga dilaporkan menolak proposal untuk sekuel dari franchise single-player lainnya, termasuk Tony Hawk’s Pro Skater. Tren tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan analis industri tentang masa depan game single-player, yang secara historis telah menjadi pilar utama industri tersebut.

Toys For Bob, studio di balik “Spyro Reignited Trilogy”, awalnya berencana untuk mengembangkan game multiplayer yang berbasis Crash Bandicoot. Namun, tim kemudian beralih untuk menciptakan game single-player baru yang menghasilkan Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Menindaklanjuti kesuksesan game tersebut ini, sekelompok kecil pengembang di Toys For Bob mulai merencanakan ide untuk Crash Bandicoot 5 potensial, yang akan menjadi sekuel langsung dengan pengalaman platforming 3D tersebut.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...