SHARE
Software

Google baru saja memperkenalkan fitur terbaru bernama Remix di aplikasi Google Photos. Fitur ini pertama kali diumumkan pada Juli lalu, dan kini Google memberikan penjelasan lebih detail mengenai cara kerjanya. Dengan memanfaatkan generative AI, Remix mampu mengubah foto biasa, mulai dari selfie, potret wajah, hingga foto hewan peliharaan, menjadi karya dengan gaya artistik seperti animasi 3D, anime, komik, sketsa, dan lainnya. Menariknya, fitur ini terintegrasi langsung di Google Photos namun terpisah dari editor foto bawaan.

 

Dalam penjelasan resminya, Google mengungkap bahwa fitur Remix diluncurkan bersamaan dengan kemampuan photo-to-video yang ditenagai Veo 2, dan akan tersedia lebih dulu untuk pengguna Android serta iOS di Amerika Serikat. Cara menggunakannya pun cukup sederhana: pengguna cukup memilih foto dari galeri, lalu menentukan gaya artistik yang diinginkan untuk mengubah foto biasa menjadi karya unik yang siap dibagikan ke media sosial.

 

Pilihan gaya yang tersedia cukup beragam, mulai dari animasi 3D, anime, komik, hingga sketsa. Setelah hasilnya muncul, pengguna dapat menyimpannya atau langsung membagikannya layaknya foto biasa. Selain itu, tersedia pula opsi Regenerate untuk menghasilkan variasi lain dari gaya artistik yang sama, serta Change photo jika ingin mengganti foto yang digunakan.

 

Untuk menggunakan fitur Remix, langkah-langkahnya adalah buka aplikasi Google Photos, ketuk menu Create di kanan atas lalu pilih Remix, tekan Try now dan pilih gaya artistik yang ingin digunakan, pilih foto dari galeri melalui opsi Choose photo, tekan Generate untuk mengubah foto sesuai gaya pilihan, simpan hasilnya melalui tombol Save atau bagikan lewat opsi Share.

 

Meski begitu, Google menegaskan bahwa fitur ini masih bersifat eksperimental sehingga hasil akhir mungkin tidak sepenuhnya menyerupai foto asli. Untuk memperoleh hasil terbaik, disarankan menggunakan foto dengan pencahayaan yang baik, fokus jelas, serta menampilkan wajah depan dari satu atau beberapa subjek.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...