Game RPG indie populer Sea of Stars dipastikan akan meluncur ke platform mobile iOS dan Android pada 7 April mendatang. Versi mobile ini dibanderol dengan harga sekitar 10 dolar AS, jauh lebih murah dibandingkan versi PC dan konsol yang saat rilis awalnya mencapai 35 dolar AS dan hingga kini masih dijual di kisaran harga tersebut di berbagai platform.
Sebagai adaptasi untuk perangkat mobile, Sea of Stars tidak hadir sebagai port mentah. Antarmukanya telah didesain ulang agar sepenuhnya mendukung kontrol layar sentuh, sekaligus tetap kompatibel dengan controller eksternal bagi pemain yang menginginkan pengalaman bermain yang lebih klasik. Khusus di Android, game ini juga mendukung pencapaian Google Play Games serta fitur cloud save yang memungkinkan progres permainan tersinkronisasi di berbagai perangkat.
Dari sisi konten, Sea of Stars versi mobile tetap menyajikan pengalaman yang sama kuatnya dengan versi original. Game ini memang dikenal luas berkat kualitasnya, termasuk saat meraih penghargaan Best Indie Game di The Game Awards dua tahun lalu, mengalahkan banyak judul lain dalam kategori yang sangat kompetitif.
Terinspirasi dari RPG klasik era 1990-an seperti Chrono Trigger, Sea of Stars menawarkan cerita yang hangat dan penuh karakter, sistem pertarungan turn-based yang seimbang dan strategis, serta visual pixel art dengan desain karakter yang memanjakan mata. Meski mengusung nuansa retro, game ini tetap terasa modern dan relevan, bukan sekadar nostalgia.
Namun, ada beberapa fitur yang absen di versi mobile. Mode co-op tiga pemain secara lokal yang tersedia di versi konsol tidak disertakan, dan ekspansi Throes of the Watchmaker yang baru dirilis juga belum bisa diakses. DLC tersebut kemungkinan akan hadir sebagai pembaruan berbayar di kemudian hari.










