Mentra bersiap memulai pengiriman smart glasses pertamanya yang diberi nama Mentra Live, membawa pendekatan berbeda di pasar kacamata pintar. Sekilas, desain Mentra Live tidak terlihat jauh berbeda dari kompetitor yang sudah lebih dikenal, namun keunggulannya terletak pada sistem operasi open-source yang dilengkapi SDK serta dukungan aplikasi sejak awal 2025. Menariknya, Mentra menghadirkan MiniApp Store khusus untuk smart glasses yang dapat diakses oleh pengguna iOS dan Android melalui aplikasi Mentra, menjadikannya salah satu ekosistem aplikasi pertama yang benar-benar dirancang untuk perangkat kacamata pintar.
Mentra mengklaim MiniApp Store sebagai app store pertama dengan konsep khusus untuk smart glasses. Ambisinya adalah menghadirkan pengalaman layaknya smartphone dalam bentuk kacamata pintar. Aplikasi yang tersedia bisa sesederhana mencatat tulisan tangan secara instan, hingga aplikasi unik seperti Chess Cheater yang memanfaatkan kamera depan dan AI untuk menganalisis posisi papan catur dan membisikkan rekomendasi langkah berikutnya secara real-time kepada pengguna.
Dari sisi spesifikasi, Mentra Live ditenagai chipset MediaTek MTK8766 dan dibekali kamera 12MP dengan sudut pandang lebar 119 derajat. Perangkat ini juga memiliki tiga mikrofon serta speaker stereo bawaan. Kamera depannya mendukung perekaman video HD dan fitur live streaming langsung ke platform populer seperti X, YouTube, Twitch, dan Instagram. Selain itu, pengguna dapat memutar musik serta menerima panggilan dari WhatsApp, FaceTime, dan berbagai aplikasi komunikasi lainnya.
Dengan bobot hanya 43 gram, Mentra Live diklaim sebagai salah satu smart glasses paling ringan di kelasnya. Daya tahan baterainya mencapai lebih dari 12 jam pemakaian, ditambah cadangan daya hingga 50 jam dari charging case berkapasitas 2.200mAh. Kacamata pintar ini juga sudah siap digunakan dengan lensa resep dan dipasarkan dengan harga 299 dolar AS. Mentra menyediakan 1.000 unit untuk batch pertama yang akan dikirim mulai 15 Februari, sementara batch kedua dijadwalkan menyusul dengan jumlah terbatas pada 28 Februari.








