OpenAI resmi mengonfirmasi bahwa iklan akan segera hadir di ChatGPT. Perusahaan kecerdasan buatan berbasis di San Francisco tersebut mengumumkan akan mulai menguji iklan di platform chatbot-nya dalam waktu dekat. Tahap awal pengujian akan dilakukan di Amerika Serikat, sebelum nantinya diperluas ke wilayah lain setelah masa uji coba selesai. Pengumuman ini muncul sekitar sebulan setelah CEO OpenAI, Sam Altman, dikabarkan menetapkan status darurat internal dan menghentikan sementara proyek-proyek non-ChatGPT.
Melalui unggahan di platform X, OpenAI menyatakan bahwa dalam beberapa minggu ke depan mereka akan mulai menguji iklan pada ChatGPT versi gratis dan paket Go. OpenAI juga merilis penjelasan resmi mengenai pendekatan serta prinsip yang digunakan dalam penerapan iklan di layanan tersebut.
OpenAI menegaskan empat prinsip utama terkait iklan di ChatGPT. Pertama, jawaban yang diberikan AI tidak akan dipengaruhi oleh iklan. Kedua, iklan akan selalu dipisahkan dari respons AI dan ditandai secara jelas. Ketiga, percakapan pengguna dengan ChatGPT tidak akan dibagikan kepada pengiklan. Keempat, iklan tidak akan ditampilkan kepada pelanggan ChatGPT Plus, Pro, Enterprise, maupun Business.
Selain itu, OpenAI menekankan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data mereka. Perusahaan mungkin menggunakan data non-percakapan untuk menampilkan iklan yang lebih relevan, namun pengguna dapat menonaktifkan personalisasi tersebut serta menghapus data iklan kapan saja. OpenAI juga menegaskan bahwa mereka tidak akan mengoptimalkan ChatGPT untuk mendorong pengguna berlama-lama demi meningkatkan keterlibatan atau jumlah tayangan iklan. Bahkan, disebutkan pula adanya kemungkinan hadirnya paket langganan baru yang sepenuhnya bebas iklan.
Terkait formatnya, OpenAI menyebut iklan di ChatGPT akan dirancang agar bersifat informatif, menghibur, dan tetap terasa percakapan alami. Menariknya, pelaku usaha kecil nantinya juga akan diberi kesempatan untuk menghadirkan pengalaman berbasis AI mereka sendiri di dalam ChatGPT setelah pengguna mengklik iklan. Karena masih dalam tahap pengujian, OpenAI menyatakan bahwa berbagai aspek masih dapat berubah, mulai dari format iklan, kategori pengguna yang terdampak, hingga cara iklan ditampilkan kepada pengguna.











