SHARE
Software

Pertempuran YouTube dengan pemblokir iklan masih berlanjut, dan kali ini fokusnya adalah pada alat yang memungkinkan penontonan bebas iklan di perangkat seluler. Platform video milik Google ini telah mengumumkan bahwa mereka memperkuat penegakan hukum pada aplikasi pihak ketiga yang melanggar Ketentuan Layanan mereka, khususnya aplikasi pemblokir iklan. Mereka berbicara tentang aplikasi seluler yang dapat Anda gunakan untuk mengakses video tanpa gangguan iklan. Ketika Anda menggunakan aplikasi seperti itu, Anda mungkin mengalami masalah buffering atau melihat pesan kesalahan yang mengatakan “Konten berikut tidak tersedia di aplikasi ini.”

Layanan ini mengatakan bahwa ketentuannya tidak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk mematikan iklan karena itu mencegah pencipta dari mendapat penghargaan atas penontonannya. Seperti yang dilakukannya dalam beberapa bulan terakhir sejak mereka mulai menindak pemblokir iklan, YouTube menyarankan untuk mendaftar keanggotaan Premium jika Anda ingin menonton tanpa iklan. YouTube Premium akan menghabiskan biaya $14 per bulan.

Pada bulan November, YouTube memberitahu kami bahwa mereka memulai upaya global untuk mendorong penonton dengan pemblokir iklan yang diaktifkan untuk mengizinkan iklan di YouTube atau mencoba YouTube Premium untuk pengalaman bebas iklan. Mereka memulainya dengan menampilkan pop-up setiap kali pemblokir iklan digunakan memberitahu Anda bahwa itu melanggar TOS situs web. Tak lama setelah itu, Anda hanya dapat memutar hingga tiga video dengan pemblokir iklan aktif sebelum Anda tidak lagi dapat memuat apapun. Google juga kemudian mengakui bahwa jika Anda memiliki pemblokir iklan yang diinstal, Anda mungkin mengalami penontonan yang tidak optimal, seperti harus menunggu waktu yang lebih lama sebelum video dimuat.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Handphone
Xiaomi Mix 5 Dirumorkan Hadir dengan Layar Quad Curved dan Kamera Selfie di Bawah Layar dengan Face Unlock 3D

Xiaomi dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran Xiaomi Mix 5 sebagai model eksperimental terbaru dalam lini Mix...

Software
Update Terbaru Telegram untuk iOS Bawa Liquid Glass dan Rangkuman AI

Penantian pengguna Telegram di awal 2026 akhirnya terjawab. Setelah sempat tersandera oleh ketatnya birokrasi peninjauan...

Laptop
Jelang CES 2026, ASUS Persiapkan Vivobook S15 Dengan Gorgon Point

Las Vegas akan kembali menjadi pusat perhatian dunia teknologi di bulan depan. Asus, salah satu...

Software
Celah Keamanan Windows 11 Terungkap! Ini Temuan Google

Microsoft mungkin mengira masalah sudah selesai saat merilis pembaruan keamanan November lalu. Namun, bagi James...

Cyber Life
OpenAI Rilis GPT-5.2 dengan Peningkatan Berbasis Enterprise, Tantang Gemini 3 Pro

OpenAI resmi meluncurkan keluarga model AI GPT-5.2 sebagai pembaruan besar kedua dari generasi kelima GPT,...

Games
Fortnite Resmi Kembali ke Google Play Store Setelah Pertarungan Hukum Panjang

Fortnite akhirnya kembali tersedia di Google Play Store setelah absen selama lima tahun akibat sengketa...

Electronic & Acc
AirTag Generasi Baru Apple Hadir dengan Pelacakan Lebih Akurat, HomePod Mini Dikabarkan Pakai Chip Baru

Apple dikabarkan tengah menyiapkan AirTag generasi kedua yang diperkirakan meluncur pada paruh pertama tahun depan....

Electronic & Acc
Romantisme Mesin V12, Casio Hidupkan Kembali Kejayaan Honda di Meksiko 1965

Ada kalanya sebuah jam tangan diciptakan bukan sekadar untuk menunjuk waktu, melainkan untuk menceritakan ulang...

Hardware
KIOXIA Persiapkan Exceria G3 SSD PCIe 5.0 dengan Harga Terjangkau

Adopsi teknologi PCIe 5.0 selama ini terhambat oleh satu faktor krusial, salah satunya harga. Kecepatan...