SHARE
Games

CI Games, perusahaan pengembang dan penerbit video game asal Polandia yang dikenal dengan franchise Sniper Ghost Warrior dan Lords of the Fallen, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mengurangi karyawan mereka sebanyak 10% sebagai bagian dari rencana restrukturisasi. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh GamesIndustry.biz, yang mengutip sumber-sumber anonim yang mengungkapkan bahwa pemutusan hubungan kerja telah mempengaruhi beberapa departemen dari CI Games, termasuk pemasaran, pengembangan, dan penerbitan.

Dalam sebuah pernyataan kepada GI.biz, CEO CI Games Marek Tymiński mengatakan bahwa keputusan tersebut adalah “sulit tapi perlu” untuk menjamin “kekuatan dan stabilitas bisnis” perusahaan. Dia juga menyampaikan terima kasihnya kepada karyawan yang dipecat atas kontribusi mereka dan memberi isyarat tentang “optimisasi bisnis” lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Sumber-sumber tersebut juga memberitahu GI.biz bahwa pemutusan hubungan kerja telah berdampak pada dua studio internal CI Games, Hexworks, yang mengembangkan reboot Lords of the Fallen pada tahun 2023, dan Underdog, yang bekerja pada seri Sniper Ghost Warrior.

Lords of the Fallen merupakan game action RPG dark fantasy yang sering dibandingkan dengan game-game Souls. Game tersebut terjual lebih dari satu juta kopi dalam kurang dari dua minggu setelah peluncurannya pada Oktober 2023, menjadikannya game paling sukses dalam sejarah CI Games. Sedangkan Sniper Ghost Warrior merupakan game tactical shooter yang berfokus pada mekanik penembak jitu yang realistis dan gameplay menyelinap. Entri terbaru, Sniper Ghost Warrior Contracts 2, dirilis pada Juni 2021 dan mendapat ulasan beragam dari kritikus dan pemain. 

Pemutusan hubungan kerja di CI Games adalah bagian dari tren yang lebih besar dari kehilangan pekerjaan di industri video game, yang telah terpukul keras oleh pandemi COVID-19, meningkatnya biaya pengembangan, dan kejenuhan pasar. Menurut sebuah laporan oleh Game Workers Unite, sebuah serikat pekerja global untuk pekerja game, lebih dari 10.500 pekerjaan hilang di industri ini pada tahun 2023, mempengaruhi baik perusahaan besar maupun kecil. Pada tahun 2024, situasinya semakin memburuk, dengan perkiraan 3.000 pekerjaan sudah dipotong di bulan pertama tahun ini. Beberapa perusahaan terkenal yang telah mengumumkan pemutusan hubungan kerja termasuk Unity, Thunderful, Behaviour Interactive, dan PTW. 

Laporan tersebut juga menyoroti kurangnya keamanan kerja, kompensasi yang adil, dan hak-hak pekerja di industri ini, dan menyerukan lebih banyak aksi kolektif dan serikat pekerja untuk melindungi kepentingan dan kesejahteraan pekerja game.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...