SHARE
Games

Game multiplayer The Last of Us telah dibatalkan. Dalam sebuah blog, developer Naughty Dog telah mengkonfirmasi bahwa pengembangan dari pengalaman online yang dijanjikan, yang sebelumnya diberi nama The Last of Us Online, telah dihentikan. Berita ini hadir hanya beberapa bulan setelah pengarah game Vinit Agarwal memastikan penggemar bahwa proyek tersebut masih akan terjadi diluar sejumlah laporan kemunduran, termasuk pemecatan 25 pekerja.

“Tim multiplayer telah dalam pre-produksi dengan game ini sejak kita mengerjakan The Last of Us Part II, membuat sebuah pengalaman yang kami rasa unik dan memiliki potensi besar. Saat tim mengulang konsep mereka untuk The Last of Us Online kali ini, visi mereka mengkristal, gameplay semakin tajam dan memuaskan, dan kami antusias mengenai arah yang kami tuju.” Naughty Dog kemudian harus memilih diantara dua pilihan, menjadi studio live service, dan mengikuti kedalam rencana monopoli jangka panjang PlayStation atau fokus dengan tim yang baik dan membuat cerita game yang diterima dengan baik. Jelas, developer memilih jalan yang kedua dan mengatakan bahwa mereka memiliki beberapa game dalam pengerjaan.

Perubahan ini sejalan dengan laporan pada bulan Mei, dimana Naughty Dog mengalami kemunduran pada pengembangan The Last of Us Online, menilai kembali kualitas dan keberlangsungan jangka panjang karena tugas besar menjadi jelas. Sony meminta pembuat Destiny, Bungie untuk mengevaluasi layanan live dan mendapati beberapa kekhawatiran terkait kemampuan multiplayer TLOU untuk tetap menjaga pemain tertarik untuk waktu yang panjang. Tidak ada cuplikan gameplay yang dirilis ke publik dan semua yang kita dapatkan telah diumumkan pada Summer Game Fest 2022 dan beberapa konsep art, yang mengingatkan pada San Francisco. Dimulai sebagai tambahan mode game untuk The Last of Us Part 2 namun kemudian dipisah menjadi hal tersendiri dengan ambisi tinggi.

Bulan lalu, Sony telah membagi sejumlah game live service yang rencananya diluncurkan pada Maret 2026.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...