SHARE
Cyber Life

Luma AI meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) generasi video dari teks, Dream Machine, secara global. Platform ini mampu menghasilkan video berdurasi hingga lima detik dari prompt teks sederhana atau deskriptif. Model AI ini dapat menghasilkan video dalam berbagai gaya seperti sinematik, animasi, realistis, dan lainnya. Perusahaan AI tersebut mengklaim bahwa Dream Machine dilatih sepenuhnya menggunakan video, dan mampu menghasilkan video dengan pengambilan gambar yang secara fisik akurat, konsisten, dan penuh peristiwa. Platform ini saat ini dapat diakses dan digunakan secara gratis, tetapi kemungkinan akan memiliki batasan generasi harian.

Menurut situs webnya, model AI Dream Machine dibangun berdasarkan model transformer dan dilatih langsung dengan video. Biasanya, model bahasa besar (LLM) dilatih dengan teks dan gambar sebelum dialihkan ke video, karena membutuhkan pemahaman ruang dan gerak yang lebih dalam. “Dream Machine adalah langkah pertama kami menuju pembangunan mesin imajinasi universal,” tambah perusahaan tersebut.

Dream Machine bergabung dengan platform generasi video lainnya seperti Runway AI dan Pika 1.0 yang juga tersedia di domain publik dan menawarkan generasi video antara tiga hingga lima detik.

Platform AI ini membutuhkan waktu 120 detik untuk menghasilkan video yang menurut perusahaan akan memiliki 120 frame berbeda. Dream Machine juga dikatakan memahami bagaimana manusia, hewan, dan objek berinteraksi dengan dunia fisik dan menciptakan video dengan fisika yang akurat dan konsistensi karakter.

Namun, Luma AI juga menyoroti beberapa keterbatasan dalam mode saat ini seperti pergerakan, teks, morfing, dan masalah Janus yang terkenal, di mana alih-alih menampilkan output 3D yang konsisten, model AI ini menampilkan beberapa tampilan kanonik objek dalam arah yang berbeda.

Untuk mencoba platform ini, penggemar dapat mengunjungi situs webnya dan mengklik tombol ‘Coba Sekarang’. Pengguna harus mendaftar ke platform ini sebelum dapat menghasilkan video.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
Google AI Plus Resmi Diperluas Secara Global, Jadi Paket Gemini Berbayar Paling Terjangkau

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar...

Electronic & Acc
Menuju Masa Depan AR, Snap Jadikan Bisnis Kacamata Entitas Terpisah

Snap resmi memisahkan bisnis kacamata augmented reality miliknya menjadi entitas terpisah dengan mendirikan Specs Inc....

Games
Scott Pilgrim EX Meluncur ke PC dan Konsol pada 3 Maret

Kabar gembira bagi penggemar game beat-‘em-up kooperatif dan semesta Scott Pilgrim, karena Scott Pilgrim EX...

Software
Apple Creator Studio Resmi Hadir dengan Harga $13 per Bulan

Apple semakin memperkuat bisnis layanannya dengan meluncurkan Apple Creator Studio, sebuah paket langganan yang menyatukan...

Electronic & Acc
Casio x Ghost in the Shell, Jam DW-5600 Edisi Ikonik dari Anime 1995 Rilis!

Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture...

Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....

Laptop
ASUS Perbarui Vivobook Pro Dengan Intel Panther Lake

Asus baru saja melakukan penyegaran di lini Vivobook Pro 14 dan 16 Intel Edition di...

Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...