SHARE
Software

Slack akhirnya menghadirkan paket alat AI generatifnya ke dunia, setelah sebelumnya memberikan teaser tahun lalu. Sebagian besar fitur ini bertujuan untuk menyederhanakan kehidupan sehari-hari Anda saat menggunakan platform obrolan yang difokuskan pada pekerjaan.

Pertama-tama, AI akan secara otomatis menghasilkan ringkasan channel untuk memberi Anda sorotan kunci dari apa pun yang Anda lewatkan saat menjauh dari keyboard atau ponsel pintar. Slack mengatakan bahwa algoritma yang menghasilkan ringkasan ini cukup cerdas untuk memisahkan konten dari berbagai topik yang dibahas. Dengan kata lain, jika rekan kerja Anda memulai debat tentang biji kopi dan juga membicarakan pendapatan kuartal ketiga atau apa pun, Anda harus mendapatkan satu paragraf tentang keduanya.

Ada alat serupa yang tersedia untuk thread, yang pada dasarnya hanya percakapan satu lawan satu atau kelompok yang tidak menempati seluruh channel. Ini memungkinkan pengguna mengikuti perkembangan setiap thread hanya dengan satu klik. Sekarang Anda bisa dengan aman mengabaikan satu rekan kerja yang mengirimkan pesan kepada Anda delapan kali berturut-turut ketika satu paragraf singkat akan cukup.

Fitur lain yang keren di sini adalah pencarian percakapan. Ini memungkinkan Anda untuk bertanya menggunakan bahasa alami alih-alih menggunakan bilah pencarian yang sudah ada di Slack untuk lambat-lambat melalui obrolan sebelumnya. Algoritma akan melakukannya untuk Anda, memberikan Anda jawaban yang jelas dan ringkas berdasarkan data percakapan yang relevan.

Masih harus dilihat seberapa banyak waktu yang akan dihemat oleh pengguna rata-rata sepanjang hari kerja dengan menggunakan alat-alat ini, tetapi Slack mengatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada kecerdasan buatan. Dengan tujuan tersebut, perusahaan sedang mempersiapkan fitur AI asli lebih lanjut, termasuk kemampuan untuk menghasilkan ringkasan pribadi dari channel yang pengguna tidak periksa setiap hari tetapi ingin tetap diawasi. Selain itu, Slack mengatakan bahwa mereka akan segera mengintegrasikan beberapa aplikasi pihak ketiga yang paling sering digunakan ke dalam ekosistem AI.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...