SHARE
Software

Slack akhirnya menghadirkan paket alat AI generatifnya ke dunia, setelah sebelumnya memberikan teaser tahun lalu. Sebagian besar fitur ini bertujuan untuk menyederhanakan kehidupan sehari-hari Anda saat menggunakan platform obrolan yang difokuskan pada pekerjaan.

Pertama-tama, AI akan secara otomatis menghasilkan ringkasan channel untuk memberi Anda sorotan kunci dari apa pun yang Anda lewatkan saat menjauh dari keyboard atau ponsel pintar. Slack mengatakan bahwa algoritma yang menghasilkan ringkasan ini cukup cerdas untuk memisahkan konten dari berbagai topik yang dibahas. Dengan kata lain, jika rekan kerja Anda memulai debat tentang biji kopi dan juga membicarakan pendapatan kuartal ketiga atau apa pun, Anda harus mendapatkan satu paragraf tentang keduanya.

Ada alat serupa yang tersedia untuk thread, yang pada dasarnya hanya percakapan satu lawan satu atau kelompok yang tidak menempati seluruh channel. Ini memungkinkan pengguna mengikuti perkembangan setiap thread hanya dengan satu klik. Sekarang Anda bisa dengan aman mengabaikan satu rekan kerja yang mengirimkan pesan kepada Anda delapan kali berturut-turut ketika satu paragraf singkat akan cukup.

Fitur lain yang keren di sini adalah pencarian percakapan. Ini memungkinkan Anda untuk bertanya menggunakan bahasa alami alih-alih menggunakan bilah pencarian yang sudah ada di Slack untuk lambat-lambat melalui obrolan sebelumnya. Algoritma akan melakukannya untuk Anda, memberikan Anda jawaban yang jelas dan ringkas berdasarkan data percakapan yang relevan.

Masih harus dilihat seberapa banyak waktu yang akan dihemat oleh pengguna rata-rata sepanjang hari kerja dengan menggunakan alat-alat ini, tetapi Slack mengatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada kecerdasan buatan. Dengan tujuan tersebut, perusahaan sedang mempersiapkan fitur AI asli lebih lanjut, termasuk kemampuan untuk menghasilkan ringkasan pribadi dari channel yang pengguna tidak periksa setiap hari tetapi ingin tetap diawasi. Selain itu, Slack mengatakan bahwa mereka akan segera mengintegrasikan beberapa aplikasi pihak ketiga yang paling sering digunakan ke dalam ekosistem AI.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
Setelah Lama Beredar Spekulasi, Canon Bikin Kejutan dengan Peluncuran Dua Kamera Terbaru

Canon baru saja mengkonfirmasi kehadiran dua model kamera terbarunya, Canon EOS RV dan Canon PowerShot...

Handphone
Google Resmi Umumkan Pixel 9a, Perilisan Ditunda Hingga April

Google baru saja meresmikan Pixel 9a, smartphone midrange terbaru dari lini Pixel. Namun, para penggemar...

Laptop
HP Resmi Perkenalkan OMEN 16 Slim, Laptop Gaming Tipis, Bertenaga untuk Para Gamer dan Content Creator

HP kembali menyapa dunia laptop gaming lewat OMEN 16 Slim, inovasi terbaru yang memadukan kepraktisan...

Games
Bethesda Dilaporkan Akan Umumkan Oblivion Remake dengan Unreal Engine 5 Dalam Waktu Dekat

Kabar gembira bagi penggemar berat The Elder Scrolls IV: Oblivion. Game remake RPG klasik tersebut...

Software
WhatsApp Android Segera Hadirkan Opsi Matikan Kamera Sebelum Mengangkat Video Call

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna Android mematikan kamera sebelum menerima panggilan...

Electronic & Acc
Samsung Dikabarkan Kembangkan Kontroler, Headset Android XR ‘Project Moohan’

Samsung dikabarkan tengah mengembangkan kontroler gerak khusus untuk Project Moohan, headset Android XR pertama milik...

Cyber Life
OpenAI Luncurkan Responses API dan Agents SDK untuk Pengembang AI

OpenAI kembali menghadirkan inovasi bagi pengembang dengan merilis Responses API dan Agents SDK, dua alat...

Games
Game Katamari Terbaru Akan Hadir di Apple Arcade April Ini

Sang pangeran kleptomaniak favorit kita akhirnya kembali! Katamari Damacy Rolling Live, game terbaru dalam franchise...

Handphone
Honor Siapkan Peluncuran Smartphone Flagship Kompak dengan Fitur Mirip iPhone

Pecinta ponsel pintar ringkas, bersiaplah! Honor dikabarkan tengah menyiapkan gebrakan dengan meluncurkan varian terbaru dari...