SHARE
Games

Valve telah memperingatkan para pemain Counter-Strike 2 bahwa driver grafis terbaru AMD dapat membuat mereka terkena larangan. Permasalahan terletak pada fitur Anti-Lag+ AMD, yang memicu sistem Valve Anti-Cheat (VAC), membingungkannya sehingga salah mengira mode latensi rendah driver tersebut sebagai bentuk kecurangan.

Permasalahan ini berhubungan dengan Anti-Lag+ yang mengintersep dan mengalihkan fungsi Dynamic Link Library (DLL). VAC memandang pengalihan DLL sebagai bentuk kecurangan, yang dapat mengakibatkan pemain dikeluarkan dari Counter-Strike 2.

Sebuah thread Reddit tentang masalah ini, diklaim banyak pemain telah melaporkan menerima larangan VAC setelah menggunakan driver AMD terbaru (23.10.1). Valve berencana untuk memperbaikinya. “Setelah AMD merilis pembaruan, kita dapat melakukan pekerjaan untuk mengidentifikasi pengguna yang terkena dampak dan membatalkan larangan mereka,” tulis penerbit tersebut di akun X.

Sementara masalah ini belum teratasi, Valve merekomendasikan untuk mematikan Anti-Lag+ dalam pengaturan kartu grafis. Jika Anda belum mengubah pengaturan bawaan, Anda dapat menonaktifkan Anti-Lag+ dengan menekan tombol pintas Alt+L. Anda dapat memeriksa pengaturan pintas tersebut dengan membuka Perangkat Lunak AMD Radeon, mengklik ikon gigi, dan memilih Pintas dari submenu. Memilih pintas yang sudah ada untuk Anti-Lag+ memungkinkan Anda untuk menyesuaikannya.

Counter-Strike 2 diluncurkan pada bulan September. Pembaruan ini, yang menggantikan Counter-Strike: Global Offensive di Steam, menambahkan grafis yang ditingkatkan dan peta bersama dengan efek asap yang lebih realistis. Permainan ini menggunakan mesin Source 2 buatan Valve untuk pencahayaan yang lebih baik, tekstur yang lebih jelas, dan geometri yang diperbarui. Anda memerlukan komputer Windows yang relatif modern untuk memainkannya karena Valve mengatakan tidak ada rencana membawa sekuel ini ke macOS atau PC lama.

 

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...