SHARE
Games

Pemain Fortnite di Amerika Serikat yang merasa telah dikenakan biaya atas pembelian yang tidak diinginkan selama bermain dapat meminta pengembalian dana melalui Federal Trade Commission hingga akhir Februari. Proses klaim, yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Januari tahun ini, dimulai pada September 2023 setelah badan regulasi menyelesaikan penyelesaian terhadap Epic Games. Sekitar $245 juta dialokasikan hanya untuk pengembalian dana.

FTC mengatakan telah memberi tahu sekitar 37 juta pengguna Fortnite yang memenuhi syarat yang terkena dampak oleh praktik perusahaan ketika klaim pertama kali dibuka. Badan tersebut mengatakan akan terus mengirim email kepada calon penerima pengembalian dana hingga batas waktu baru pada 29 Februari.

Formulir klaim online tersedia di situs web resmi FTC, di mana Anda perlu membagikan ID akun Epic Anda dan mengungkapkan apakah Anda menerima email dari regulator tersebut. Untuk memenuhi syarat pengembalian dana, Anda harus dikenakan biaya mata uang dalam permainan untuk produk di permainan Fortnite yang sebenarnya tidak Anda maksudkan untuk membeli antara Januari 2017 dan September 2022. Ini juga berlaku untuk anak-anak yang dikenakan biaya menggunakan akun orang tua mereka tanpa pengawasan orang dewasa antara Januari 2017 dan November 2018.

Yang penting, FTC menyoroti fakta bahwa beberapa pengguna yang dikenakan biaya telah memiliki akun mereka terkunci setelah mencari dukungan melalui Epic Games atau setelah mencoba mendamaikan biaya dengan perusahaan kartu kredit mereka. Perpanjangan baru ini datang sebagai pukulan lain bagi Epic Games, yang dituduh melanggar Children’s Online Privacy Protection Act Rule dalam putusan terpisah.

Perusahaan telah mengubah kebijakan penyimpanan informasi pembayaran sebagai hasil dari kasus klaim FTC dan sekarang akan menawarkan cara yang lebih langsung untuk memberikan opsi ya atau tidak terhadap penyimpanan informasi pengguna terkait pembayaran. Dalam pernyataannya, perusahaan mencatat dengan mencolok, “Tidak ada pengembang yang membuat game dengan niat berakhir di sini.”

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...