SHARE
Cyber Life

OpenAI kabarnya sedang mengembangkan fitur pencarian untuk ChatGPT yang bisa menjadikan chatbot ini sebagai alternatif yang patut dipertimbangkan untuk Google Search. Menurut laporan dari Bloomberg, perusahaan saat ini sedang mengembangkan kemampuan tersebut, yang dapat menjelajahi web untuk menjawab pertanyaan Anda dan memberikan hasil lengkap dengan kutipan sumbernya. ChatGPT dapat mengambil informasi dari Wikipedia atau blog, misalnya, dan memberikan tautan ke halaman aslinya ketika Anda mengajukan pertanyaan.

Bloomberg mengatakan bahwa dalam satu versi dari fungsi pencarian eksperimental tersebut, ChatGPT dapat menunjukkan kepada Anda gambar bersama dengan tanggapan tertulisnya ketika relevan. Misalnya, jika chatbot menilai instruksi berilustrasi atau diagram berguna untuk suatu pertanyaan, seperti “cara mengganti gagang pintu” atau “cara membersihkan AC split-type,” maka itu bisa dimasukkan dalam tanggapannya. Seperti yang dicatat oleh Bloomberg, ChatGPT sudah bisa melakukan pencarian untuk pelanggan berbayar, tetapi mungkin memberikan tanggapan yang salah atau balasan dengan kutipan yang salah.

Pada awal bulan ini, DataChaz di X, melaporkan bahwa OpenAI telah membuat subdomain baru dengan alamat search.chatgpt.com. Tampaknya singkatnya diarahkan kembali ke halaman utama ChatGPT selama akhir pekan, meskipun Anda akan mendapatkan catatan “Tidak ditemukan” jika mencoba mengaksesnya sekarang. Meskipun perusahaan belum secara resmi mengkonfirmasi usaha khusus ini, bekerja pada pencarian AI adalah langkah logis berikutnya jika ingin terus bersaing dengan pesaing terkuatnya. Google baru-baru ini memperluas uji coba hasil pencarian AI-nya dan mulai menampilkannya kepada pengguna yang tidak mendaftar. Kemudian ada Perplexity, sebuah startup yang saat ini memiliki nilai $1 miliar, berkat mesin pencari AI-nya yang Rabbit gunakan untuk merespons pertanyaan yang diajukan melalui perangkat R1.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...