Industri smartphone sering kali terjebak dalam siklus pembaruan yang membosankan, namun kabar terbaru dari brand asal China Xiaomi menunjukkan arah yang berbeda. Melalui lini Redmi K90 Ultra, sub-brand yang dikenal lewat rasio price-to-performance ini tampaknya tidak lagi sekadar ingin bersaing. Mereka ingin bersaing ketat di segmen smartphone gaming dengan membawa teknologi inovatif di kelasnya.
Laporan dari pembocor industri kenamaan, Digital Chat Station, mengkonfirmasi bahwa Redmi tengah bereksperimen dengan integrasi kipas pendingin internal. Langkah ini juga menjadi sejarah bagi ekosistem Xiaomi Group. Selama ini, sistem pendingin aktif hanya ditemukan pada smartphone gaming berat yang desainnya sering kali terlalu mencolok dan tebal. Dengan menempatkan kipas di dekat modul kamera, Redmi K90 Ultra menjanjikan performa stabil tanpa gangguan thermal throttling, sekaligus berusaha mempertahankan sertifikasi ketahanan air IP68, sebuah kombinasi teknis yang sangat sulit dicapai.
Di balik dapur pacunya, perangkat ini dipastikan akan mengadopsi MediaTek Dimensity 9500. Memanfaatkan proses fabrikasi 3nm, chipset ini mengusung desain all-big-core yang secara teori mampu mendongkrak kecepatan hingga 32 persen lebih tinggi dibanding pendahulunya. Menariknya, Xiaomi memilih untuk langsung menggunakan versi standar Dimensity 9500 tanpa menunggu varian “Plus”.
Ketahanan juga menjadi pilar utama dalam pengembangan K90 Ultra. Di tengah tren smartphone tipis dengan baterai seadanya, Redmi justru melawan arus dengan menyiapkan sel baterai raksasa berkapasitas 8.500 mAh, bahkan ada spekulasi pengujian yang menyentuh angka 10.000 mAh. Dipadukan dengan pengisian cepat 100W, smartphone ini dirancang untuk sesi bermain game maraton tanpa perlu terus-menerus melirik indikator daya. Efisiensi penggunaan daya pada tugas berbasis kecerdasan buatan (AI) pun diklaim membaik drastis yang memangkas konsumsi energi hingga setengahnya.
Pengalaman visual juga tidak luput dari perhatian. Layar OLED LTPS 6,8 inci dengan resolusi 1.5K akan memanjakan pengguna yang didukung refresh rate mencapai 165Hz. Secara estetika, Redmi beralih ke material yang lebih solid dengan frame logam dan sistem keamanan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar yang memberikan kesan premium yang lebih kuat.
Redmi K90 Ultra, dijadwalkan akan meluncur di Tiongkok pada pertengahan 2026 mendatang, besar kemungkinan smartphone gaming tersebut akan masuk ke pasar global sebagai identitas baru di bawah bendera Xiaomi “T” Series.








