SHARE
Cyber Life

Instagram telah melakukan eksperimen dengan fitur kecerdasan buatan (AI) sejak Meta AI diluncurkan oleh perusahaan induknya. Sekarang, bocoran baru muncul yang mengklaim bahwa platform media sosial tersebut sedang mengerjakan fitur penulisan pesan AI. Kabarnya, fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk menulis ulang, merangkum, dan melakukan perubahan gaya pada pesan tertulis mereka dalam pesan langsung Instagram (DM). Sementara itu, platform media sosial terbaru Meta, Threads, juga telah mulai menguji fitur penyimpanan pos yang akan menandai pos untuk dilihat nanti.

Pengembang seluler Alessandro Paluzzi bocorkan rincian tentang fitur ini di X. Dia membagikan tangkapan layar di mana teks yang diketik yang dipilih dapat dilihat dengan opsi Tulis Dengan AI dalam kotak obrolan. Menjawab pertanyaan pengguna lain tentang fungsinya, Paluzzi mengatakan, “Mungkin akan merangkum ulang pesan Anda dalam gaya yang berbeda, mirip dengan cara Magic Compose milik Google bekerja.”

Meskipun detail tentang fitur penulisan pesan AI belum diketahui, mengingat pengguna harus memilih dan menyorot teks agar opsi muncul, tampaknya AI tidak dapat menghasilkan pesan secara mandiri dalam bidang teks. Dengan demikian, fitur ini lebih seperti editor teks AI. Alat yang ada serupa menawarkan fitur seperti menulis ulang, merangkum, meningkatkan panjang teks, mengubah tonalitas dan struktur gaya, serta menambahkan konten kontekstual lebih lanjut.

Perlu dicatat bahwa AI Instagram sudah dapat menghasilkan konten melalui proses yang berbeda. Untuk itu, pengguna harus mengetik “@Meta AI” diikuti dengan pesan di setiap obrolan, dan AI akan menanggapinya. Orang lain dalam obrolan juga akan dapat melihat pesan tersebut. Terutama, perusahaan mengklaim bahwa AI hanya dapat membaca pesan di mana itu ditag, dan sisa teks akan tetap pribadi. Demikian pula, AI tidak akan dapat merespons pertanyaan lanjutan jika tidak di tag. Saat ini, Meta AI, yang menggerakkan fitur AI Instagram, hanya tersedia di Amerika Serikat.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...