Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya mengumbar angka di atas kertas, Francis Wong selaku Head of Product Marketing Realme, justru melempar tantangan terbuka yang mempertaruhkan jadwal rilis smartphone tersebut. Melalui unggahan di media sosial X, Wong memamerkan sebuah unit yang diklaim sanggup bertahan lebih dari 30 hari dalam satu kali pengisian daya.
“Saya tidak akan mengisi daya smartphone ini sampai hari peluncurannya. Jika mati sebelum itu, peluncuran kami batalkan,” tulis Wong melalui postingan yang memicu perdebatan di kalangan antusias teknologi. Aksi teatrikal ini bukan tanpa alasan. Realme P4 Power, yang bocorannya sempat terendus lewat laman resmi Flipkart, disebut bakal membawa baterai raksasa berkapasitas 10.001 mAh. Sebuah angka yang sebelumnya hampir mustahil ditemukan pada smartphone komersial yang tidak masuk dalam kategori “ponsel tangguh” (rugged phone).
Kemunculan perangkat dengan kode model RMX5107 ini di basis data sertifikasi BIS India seolah menkonfirmasi bahwa ambisi Realme bukan sekadar gertakan. Jika biasanya smartphone kelas menengah puas dengan kapasitas 5.000 mAh, P4 Power mencoba melompati standar tersebut hingga dua kali lipat. Di balik cangkangnya, perangkat ini diprediksi membawa kombinasi RAM 12GB yang masih bisa diperluas melalui memori virtual hingga 14GB, serta ruang penyimpanan 256GB. Realme tampaknya ingin memastikan bahwa smartphone ini tidak hanya panjang umur secara daya, tetapi juga tangguh untuk urusan multitasking di sistem operasi Android 16 teranyar.
Agresivitas Realme dalam memperbarui lini seri P juga tergolong sangat cepat. Sejak peluncuran P1 pada April 2024 lalu, perusahaan ini praktis meluncurkan generasi baru setiap lima hingga enam bulan. Kehadiran P4 Power di bulan Agustus ini seolah menutup celah antara seri P4 standar dan varian Pro yang sudah lebih dulu muncul.
Meski Flipkart masih menyimpan rapat detail desain finalnya, aroma persaingan di pasar India sudah mulai memanas. Beberapa pembocor industri memprediksi harga jualnya akan berada di angka ₹35.999 atau sekitar Rp6,8 juta. Dengan harga tersebut, Realme tidak hanya menjual spesifikasi, melainkan solusi bagi pengguna yang sudah jenuh dengan rutinitas mengisi daya setiap malam.










