Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba sesuatu yang berbeda. Melalui seri Printomatic Plus, raksasa fotografi tersebut akan membawa kita kembali ke akar dengan seni memiliki fisik foto secara instan. Kamera point-and-shoot ini bukan sekadar alat pengambil gambar, melainkan jembatan bagi mereka yang merindukan estetika cetak di era serba virtual.
Secara visual, Printomatic Plus tampil dengan siluet ramping yang modern, namun tetap mengusung napas retro yang kental. Di balik bodi mungilnya yang ramah saku, tertanam sensor 10 megapiksel yang cukup tangguh untuk menghasilkan gambar tajam. Kodak juga membekalinya dengan lensa 3.57mm f/2.8 serta lampu kilat otomatis yang responsif. Pengguna juga tidak perlu dipusingkan dengan pengaturan manual yang rumit; kamera ini akan berpikir sendiri untuk menyesuaikan pencahayaan, baik saat berada di bawah terik matahari maupun di sudut kafe yang temaram.
Hal yang membuat Printomatic Plus terasa ajaib adalah integrasi printer Zink (Zero Ink) di dalamnya. Lupakan drama tangki tinta yang bocor atau kartrid yang mahal. Teknologi Zink bekerja dengan cara yang elegan: denyut panas dikirimkan ke kertas foto khusus untuk mengaktifkan lapisan warna dalam sekali proses. Dalam hitungan detik setelah tombol rana ditekan, selembar foto berukuran 2×3 inci akan muncul dari sisi kamera.
Hasil cetakannya pun tidak main-main. Lembaran foto ini dirancang untuk bertahan lama yang tahan air, anti pudar, dan tidak mudah sobek. Bagian belakangnya bahkan bisa dikelupas untuk dijadikan stiker, sebuah fitur kecil yang memberikan ruang kreativitas bagi mereka yang suka menghias jurnal perjalanan atau dinding kamar dengan kenangan fisik.
Namun, Kodak tidak menutup mata terhadap kebutuhan digital. Meskipun fokus utamanya adalah cetakan fisik, kamera ini tetap memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk menyimpan salinan digital melalui slot microSD. Artinya, Anda bisa menikmati kepuasan instan dengan mencetak foto di tempat, sembari tetap menyimpan file aslinya untuk dibagikan ke media sosial nanti.
Interaksi antara perangkat dan pengguna pun dibuat sangat minimalis namun fungsional. Sebuah lingkaran LED warna-warni mengelilingi tombol rana, berfungsi sebagai “bahasa komunikasi” kamera untuk memberi tahu status baterai, ketersediaan kertas, hingga kondisi penyimpanan. Dengan baterai litium yang dapat diisi ulang, Printomatic Plus menjadi kawan perjalanan yang praktis.









