SHARE
Software

Google Messages dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan video melalui WhatsApp. Fitur ini belum diaktifkan secara resmi, tetapi ditemukan dalam kode aplikasi. Kabarnya, fitur ini akan aktif jika pengguna tidak memiliki Google Meet di perangkat mereka, sehingga mempermudah proses panggilan video langsung dari aplikasi perpesanan bawaan Google.  

Menurut laporan Android Authority, fitur ini pertama kali terdeteksi dalam versi Google Messages 20250131. Dalam kode aplikasi, ditemukan sebuah flag yang terkait dengan integrasi panggilan video WhatsApp, meskipun fitur tersebut masih belum bisa diakses oleh pengguna umum.  

Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, saat pengguna mengetuk ikon panggilan video di Google Messages, muncul opsi untuk melakukan panggilan melalui WhatsApp. Namun, fitur ini hanya akan muncul jika pengguna tidak menginstal Google Meet. Saat ini, pengguna Google Messages hanya dapat melakukan panggilan video menggunakan Meet, dan jika tidak memiliki aplikasi tersebut, sistem akan meminta mereka untuk menginstalnya terlebih dahulu.  

Menariknya, fitur baru ini tidak akan mengarahkan pengguna ke aplikasi WhatsApp terlebih dahulu, melainkan langsung membuka antarmuka panggilan video dalam layar penuh. Hal ini bisa menghemat waktu dan langkah bagi pengguna yang sering menggunakan Google Messages sebagai aplikasi perpesanan utama mereka.  

Namun, fitur ini hanya berfungsi dalam obrolan individu, sementara dalam obrolan grup, panggilan video tetap akan menggunakan Google Meet. Selain itu, jika penerima panggilan tidak memiliki WhatsApp di perangkat mereka, Google Messages tidak akan menampilkan opsi panggilan video WhatsApp.  

Hingga saat ini, Google belum mengumumkan fitur ini secara resmi. Jika nantinya dirilis, ada kemungkinan fitur tersebut akan mengalami perubahan sebelum tersedia untuk publik.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...