SHARE
Software

Google Chrome sedang membuat platform iklan baru yang tersedia untuk kebanyakan pengguna melalui Privacy Sandbox. Raksasa pencarian ini sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka berencana untuk secara bertahap mengeluarkan dukungan untuk cookies pihak ketiga yang digunakan untuk melacak orang saat mereka melakukan pencarian di web. Melainkan perusahaan saat ini telah membangun sebuah mekanisme iklan berbasis browser yang bisa melacak tanpa cookies, yang sebelumnya memiliki nama Federated Learning of Cohorts (FLoC). Pengguna Chrome akan diinformasikan mengenai fitur privasi iklan baru ketika platform iklan di aktifkan di browser mereka.

Dalam sebuah blog, Google telah mengungkapkan bahwa fitur topik iklan yang merupakan bagian dari fitur Privacy Sandbox, yang sebelumnya tersedia untuk penguji coba beta, kali ini telah mencapai ketersediaan secara umum di Chrome. Google mengatakan bahwa mereka telah bekerja dengan publisher, developer, penyedia teknologi iklan, dan pelanggan untuk mengembangkan sistem baru yang pada akhirnya akan menggantikan penggunaan cookies pihak ketiga di browser Google.

Setelah platform Privacy Sandbox keluar di Chrome, kamu akan disajikan dengan sebuah pemberitahuan yang memberikan informasi mengenai mekanisme pelacakan baru. Beberapa pengguna telah melaporkan melihat tombol “Turn on” yang mengindikasikan bahwa fitur ini merupakan opsional, sementara beberapa pengguna memberikan tangkapan gambar dari perintah yang sama dengan tombol “Got it” yang mengindikasikan bahwa fitur ini mungkin harus dimatikan secara manual. 

Ketika dinyalakan, mekanisme pelacakan baru Google akan membuat daftar topik iklan, dengan mempelajari histori pencarian. Topik iklan ini kemudian dibagikan dengan website ketika mereka ingin menunjukkan iklan tertarget kepadamu, yang artinya kamu akan melihat iklan berdasarkan histori pencarian.

Berdasarkan perusahaan, Google Chrome akan menghentikan dukungan untuk cookies pihak ketiga untuk 1 persen dari semua pengguna pada Q1 2024.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....

Electronic & Acc
Sony LinkBuds Clip Resmi Meluncur dengan Desain Open-Ear dan Baterai hingga 9 Jam

Sony resmi meluncurkan LinkBuds Clip di sejumlah negara Amerika Utara, menghadirkan true wireless earbuds dengan...

Electronic & Acc
Tren Open-Ear, Realme Perkenalkan Buds Clip dengan Teknologi NextBass

Pasar audio personal tengah mengalami pergeseran paradigma. Jika selama bertahun-tahun pasar didominasi oleh desain in-ear...

Electronic & Acc
Apple Dikabarkan Kembangkan Wearable AI Pin, Siap Tantang Kegagalan Humane

Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbentuk AI pin, sebuah langkah ambisius untuk memasuki pasar...

Electronic & Acc
XREAL Gugat Viture, Sengketa Paten Smart Glasses Masuk Jalur Hukum

Produsen kacamata pintar XREAL resmi mengajukan gugatan hukum terhadap rivalnya, Viture, atas dugaan pelanggaran paten....

Cyber Life
Rayakan 25 Tahun Wikipedia! Meta dan Microsoft sebagai Mitra AI

Dalam rangka merayakan ulang tahun Wikipedia yang ke-25, Wikimedia selaku organisasi induk mengumumkan kemitraan strategis...