SHARE
Cyber Life

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar global. Pada Rabu lalu, raksasa teknologi asal Mountain View ini mengumumkan bahwa Google AI Plus kini tersedia di seluruh wilayah yang mendukung langganan berbayar Google, mencakup total 165 negara dan teritori. Menariknya, Amerika Serikat justru masuk dalam gelombang terakhir peluncuran, sekitar empat bulan setelah Google lebih dulu menguji paket ini melalui program percontohan di Indonesia.

 

Melalui unggahan di blog resminya, Google menyampaikan bahwa Google AI Plus kini diluncurkan di 35 negara dan wilayah baru, termasuk Amerika Serikat, dan akan menjadi bagian standar dari jajaran paket langganan AI Google. Posisi paket ini berada di antara versi gratis dan Google AI Pro, menjadikannya opsi paling terjangkau bagi pengguna yang ingin mencoba fitur-fitur premium Gemini tanpa harus berlangganan paket tertinggi.

 

Dari sisi fitur, Google AI Plus menawarkan akses yang lebih tinggi ke model Gemini 3 Pro dibandingkan versi gratis, meski masih berada di bawah tingkat AI Pro dan Ultra. Model Gemini standar yang tersedia di aplikasi dan situs web memiliki konteks hingga 128 ribu token, jauh lebih besar dibandingkan paket gratis yang dibatasi hanya 32 ribu token.

 

Google AI Plus juga menjadi cara paling ekonomis untuk menghasilkan video berbasis AI melalui model Veo 3 Fast, karena fitur ini tidak tersedia untuk pengguna gratis. Meski begitu, Google belum mengungkap batas penggunaan harian untuk pembuatan video AI pada paket ini.

 

Selain itu, pelanggan Google AI Plus mendapatkan akses ke panel samping Gemini di berbagai aplikasi Google Workspace, seperti Gmail, Docs, Slides, Sheets, dan Drive. Langganan ini juga mencakup akses ke aplikasi pembuatan video Flow serta aplikasi konversi gambar ke video Whisk. Sebagai nilai tambah, pengguna memperoleh kapasitas penyimpanan cloud sebesar 200GB yang dapat digunakan di Google Drive, Google Photos, dan Gmail.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
Google AI Plus Resmi Diperluas Secara Global, Jadi Paket Gemini Berbayar Paling Terjangkau

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar...

Electronic & Acc
Menuju Masa Depan AR, Snap Jadikan Bisnis Kacamata Entitas Terpisah

Snap resmi memisahkan bisnis kacamata augmented reality miliknya menjadi entitas terpisah dengan mendirikan Specs Inc....

Games
Scott Pilgrim EX Meluncur ke PC dan Konsol pada 3 Maret

Kabar gembira bagi penggemar game beat-‘em-up kooperatif dan semesta Scott Pilgrim, karena Scott Pilgrim EX...

Software
Apple Creator Studio Resmi Hadir dengan Harga $13 per Bulan

Apple semakin memperkuat bisnis layanannya dengan meluncurkan Apple Creator Studio, sebuah paket langganan yang menyatukan...

Electronic & Acc
Casio x Ghost in the Shell, Jam DW-5600 Edisi Ikonik dari Anime 1995 Rilis!

Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture...

Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....

Laptop
ASUS Perbarui Vivobook Pro Dengan Intel Panther Lake

Asus baru saja melakukan penyegaran di lini Vivobook Pro 14 dan 16 Intel Edition di...

Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...