SHARE
Software

Google Chrome telah dikenal sebagai salah satu browser paling optimal untuk perangkat Android, berkat integrasi erat dengan sistem operasi mobile milik Google. Kini, browser ini menjadi semakin cepat. Google mengumumkan bahwa Chrome berhasil menggandakan skornya di tes benchmark populer Speedometer. Peningkatan ini dicapai melalui pembaruan perangkat lunak, peningkatan mesin rendering, serta kerja sama strategis dengan produsen chip seperti Qualcomm untuk mengoptimalkan performa di perangkat kelas atas.  

Dalam unggahan di blog Chromium, Google menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan untuk menggandakan skor benchmark Chrome. Sejak versi 113 yang dirilis pada April 2023, Google mulai mengembangkan build Chrome khusus untuk perangkat premium, alih-alih menggunakan satu build yang dirancang untuk perangkat entry-level.  

Langkah ini menghasilkan lebih dari setengah peningkatan performa yang tercatat dalam tes benchmark. Semakin tinggi skor benchmark, semakin cepat browser dalam memuat situs web dan memberikan pengalaman penggunaan yang lebih mulus.  

Build Chrome yang dioptimalkan ini dirancang untuk perangkat ARM64 dengan kapasitas RAM dan penyimpanan lebih besar. Build ini menggunakan kode C++ yang lebih cepat, menggantikan kode yang sebelumnya dirancang untuk menghemat ruang di perangkat.  

Sebagai contoh, Google mengungkapkan bahwa dokumen Google Docs yang dimuat di Chrome versi 112 pada Pixel Tablet di tahun 2023 membutuhkan waktu lebih dari 50 persen lebih lama dibandingkan Chrome versi terbaru saat ini.  

Untuk semakin meningkatkan performa, Google bekerja sama langsung dengan produsen perangkat keras seperti Qualcomm. Hasilnya, pengaturan thread dan konsumsi daya dioptimalkan. Sebuah perangkat dengan chip Snapdragon 8 Elite yang menjalankan Chrome menunjukkan peningkatan skor 60 hingga 80 persen di Speedometer 3.0, dibandingkan perangkat dengan chip Snapdragon 8 Gen 3.  

Optimasi kode Chrome menggunakan Profile-Guided Optimisation (PGO) diperkenalkan sejak versi 120 pada Desember 2023. Selain itu, Google juga mengoptimalkan mesin JavaScript V8 dan mesin rendering Blink yang menjadi inti performa Chrome, memastikan pengalaman browsing yang lebih cepat dan mulus di perangkat Android.  

Dengan pembaruan ini, Google Chrome semakin memperkokoh posisinya sebagai browser terbaik untuk perangkat Android. Inovasi yang berfokus pada perangkat premium ini memastikan pengguna mendapatkan pengalaman browsing yang lebih cepat, efisien, dan optimal di perangkat modern.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Games
Square Enix Pastikan Game Life is Strange Terbaru Rilis 2026, Pengumuman Penuh Segera Hadir

Square Enix resmi mengkonfirmasi kehadiran game Life is Strange terbaru yang dijadwalkan meluncur pada 2026....

Electronic & Acc
Redmi Buds 8 Lite Resmi Meluncur dengan ANC, Driver 12,4mm, dan Baterai Hingga 36 Jam

Redmi Buds 8 Lite resmi diperkenalkan di sejumlah pasar global sebagai TWS terbaru dari Xiaomi...

Cyber Life
OpenAI Mulai Uji Coba Iklan di ChatGPT, Jawaban AI Diklaim Tetap Netral

OpenAI resmi mengonfirmasi bahwa iklan akan segera hadir di ChatGPT. Perusahaan kecerdasan buatan berbasis di...

Games
Sea of Stars Resmi Hadir di iOS dan Android Mulai 7 April

Game RPG indie populer Sea of Stars dipastikan akan meluncur ke platform mobile iOS dan...

Electronic & Acc
Mentra Rilis Smart Glasses Pertama Berbasis Open-Source dengan App Store Sendiri

Mentra bersiap memulai pengiriman smart glasses pertamanya yang diberi nama Mentra Live, membawa pendekatan berbeda...

Software
Ekosistem Semakin Lengkap, Bluesky Tambahkan Fitur Badge ‘Live Now’ untuk Semua Akun

Bluesky akhirnya merilis fitur badge “Live Now” untuk seluruh pengguna setelah sebelumnya diuji secara terbatas...

Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...