Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture Jepang, Ghost in the Shell. Warisan cyberpunk ini telah menjadi kompas bagi narasi fiksi ilmiah modern. Kini, hampir tiga dekade setelah debut layar lebarnya yang fenomenal, Casio mencoba menangkap esensi filosofis anime tersebut tersebut ke dalam sebuah perangkat penunjuk waktu.
Kolaborasi terbaru ini tidak memilih sembarang model. Casio menjatuhkan pilihan pada DW-5600, seri G-SHOCK yang memiliki garis keturunan langsung dari desain original tahun 1983. Pemilihan siluet kotak ini terasa sangat tepat secara tematis, jam tersebut menjadi simbol ketahanan murni yang tidak lekang oleh waktu yang senada dengan ketangguhan fisik dan mental Motoko Kusanagi.
Secara estetika, jam tangan ini tidak berupaya tampil mencolok. Tubuhnya dibungkus material resin hitam pekat, namun detail kecil di sekeliling bingkai layar memberikan identitas yang kuat. Aksen warna teal dan turquoise menghiasi branding serta detail pada wajah jam, menciptakan skema warna yang langsung mengingatkan kita pada antarmuka komputer futuristik di era 90-an.
Kejutan terbesar baru akan muncul saat tombol lampu latar ditekan. Di balik pendaran cahaya electro-luminescent, muncul siluet transparan Motoko Kusanagi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “The Major”. Kehadiran visual sang Mayor di panel digital ini menjadi penghormatan yang sangat personal bagi para penggemar setianya, sekaligus mempertegas bahwa jam ini bukan sekadar aksesoris biasa, melainkan sebuah artefak budaya.
Dari sisi teknis, Casio tetap mempertahankan standar militer yang menjadi ciri khas seri DW-5600. Jam ini siap menghadapi kerasnya rutinitas harian dengan ketahanan air hingga kedalaman 200 meter dan struktur anti-guncangan yang mumpuni. Fitur standar seperti stopwatch dengan akurasi 1/100 detik, pengatur waktu mundur, hingga kalender otomatis tetap disematkan tanpa mengubah karakter fungsionalnya.
Bagi para kolektor, jam tangan edisi khusus ini dijadwalkan meluncur ke pasar pada awal Maret 2026. Dengan banderol harga sekitar ¥15.400, penjualannya sejauh ini masih terpusat melalui situs resmi Ghost in the Shell di Jepang. Sayangnya sampai saat ini masih belum ada konfirmasi resmi mengenai distribusi global.











