SHARE
Cyber Life

Tesla telah menurunkan estimasi jarak tempuh untuk dua model kendaraan Model Y, yaitu Model Y Long Range dan Model Y Performance, sebesar enam persen. Hal ini membawa jarak tempuh Model Y Long Range menjadi 310 mil dari sebelumnya 330 mil, dan Model Y Performance menjadi 285 mil dari sebelumnya 303 mil. Model Y Rear-Wheel Drive yang baru diluncurkan dan terjangkau secara anggaran tidak terpengaruh dan tetap mempertahankan peringkat jarak tempuhnya sebesar 260 mil, seperti yang dilaporkan oleh Electrek.

Tidak ada alasan resmi mengapa Tesla menurunkan estimasi jarak tempuh, tetapi ini sudah lama menjadi semacam rahasia terbuka di industri bahwa perusahaan cenderung memperbesar metrik ini. Bahkan, Korea Selatan memberikan denda besar kepada perusahaan karena alasan tersebut. Juga telah ada tuduhan bahwa Tesla menyimpan “tim penyimpangan” di stafnya untuk membatalkan atau meminimalkan keluhan layanan terkait jarak tempuh.

Dengan kata lain, perusahaan kemungkinan melakukan langkah ini agar estimasi jarak tempuhnya lebih akurat mencerminkan kenyataan dan bukan pemikiran yang terlalu optimis. Bukan berarti estimasi lama itu benar-benar bohong. Perhitungan jarak hanya mengasumsikan kondisi cuaca sempurna dengan pengemudi yang sempurna mengoperasikan kendaraan dengan efisiensi maksimal. Namun, dalam kehidupan nyata, hal tersebut jarang terjadi.

EPA melakukan banyak uji coba ini dan mengakui bahwa kondisi berkendara yang sempurna sangat jarang sesuai dengan variabel-variabel kehidupan nyata. Oleh karena itu, lembaga tersebut memberikan keleluasaan kepada produsen untuk menaikkan atau menurunkan estimasi jarak tempuh setelah melakukan uji coba mereka sendiri. Banyak produsen memilih secara sukarela menurunkan estimasi jarak untuk lebih cocok dengan harapan pengemudi. Sepertinya Tesla bergerak ke arah sebaliknya.

Untuk saat ini, perubahan ini hanya berlaku untuk rilis Model Y Long Range dan Performance. Belum diketahui apakah kendaraan Tesla lainnya akan mendapatkan estimasi jarak yang direvisi.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Software
WhatsApp Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua untuk Batasi Interaksi Anak dan Remaja

WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur dan mengawasi interaksi pengguna...

Games
Baldur’s Gate 3 Dipastikan Belum Akan Hadir di Nintendo Switch 2

Pemilik Nintendo Switch 2 tampaknya harus menurunkan ekspektasi terkait kehadiran Baldur’s Gate 3 di Nintendo...

Laptop
Bukan Laptop Instan! Schenker Element 16 Dorong Masa Pakai Lewat Modularitas

Schenker, produsen asal Jerman yang selama ini dikenal lewat mesin-mesin gaming mereka, sedang mencoba arah...

Electronic & Acc
Tangkap Momen dengan Instan, Kodak Perkenalkan Printomatic Plus dengan printer Zink

Di tengah kepungan ribuan foto digital yang seringkali hanya berakhir memenuhi memori ponsel, Kodak mencoba...

Handphone
Realme Persiapkan Perilisan P4, Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Pasar

Realme sedang memainkan strategi pemasaran yang cukup ekstrem untuk smartphone terbarunya, P4 Power. Alih-alih hanya...

Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...