SHARE
Games

Warner Bros. memang menjadikan Batman sebagai bintang utama di dunia game DC. Tapi, nasib game superhero lainnya kini dipertanyakan. Menurut laporan terbaru yang mengklaim bahwa pengembangan game Flash garapan WB Games Montreal, studio di balik Batman: Arkham Origins baru saja dibatalkan.

Awalnya, proyek tersebut  digagas sebagai game John Constantine. Namun, para eksekutif Warner Bros. lebih tertarik pada karakter populer seperti The Flash atau Joker. Sayangnya, setelah film The Flash yang dirilis pada 2023 lalu jeblok di pasaran, game tersebut pun ikut dikubur. Padahal, biaya produksi filmnya saja mencapai 220 juta dolar AS, tapi hanya mampu meraih 271 juta dolar AS di seluruh dunia.

Hingga saat ini, Warner Bros. masih belum memberikan pernyataan resmi terkait pembatalan ini. Keputusan tersebut juga bertepatan dengan reboot semesta DC oleh James Gunn. Meskipun Gunn sempat menyatakan bahwa game tidak harus terhubung dengan film baru, pembatalan ini tetap saja mengindikasikan kehati-hatian Warner Bros. dalam mengembangkan game di luar Batman. Sebelumnya, WB Games Montreal juga pernah mencoba menghadirkan Gotham Knights dengan Damian Wayne, tapi hasilnya juga tidak terlalu memuaskan.

The Flash pertama kali diadaptasi menjadi game pada 1991 di platform Game Boy, lalu kemudian diadaptasi kembali ke platform SEGA dengan judul yang sama. The Flash juga sempat hadir sebagai karakter playable pada Seri Injustice dan tampil di game Suicide Squad: Kill The Justice League.

Pembatalan game Flash ini mencerminkan strategi Warner Bros. yang enggan mengambil risiko besar. Padahal, banyak penggemar yang ingin melihat game superhero DC selain Batman. Saat ini, game Wonder Woman dan Suicide Squad memang masih dalam pengembangan. Tapi, sejak 2009, Batman menyumbang 60% dari total game DC.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...