Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer engine” bernama Yahoo Scout. Fitur ini sudah tersedia dalam versi beta dan ditenagai oleh model AI Claude buatan Anthropic. Kehadiran Yahoo Scout menandai langkah serius Yahoo dalam memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman pencarian berbasis bahasa alami.
Menurut Yahoo, Scout dirancang untuk mensintesis informasi dari berbagai sumber di internet, sekaligus memadukannya dengan data dan konten internal milik Yahoo. Hasil pencarian akan ditampilkan dalam format yang lebih interaktif, seperti daftar terstruktur, tabel, media digital interaktif, serta tautan sumber yang terlihat jelas agar jawaban lebih mudah diverifikasi dan dipercaya oleh pengguna.
Tidak hanya berhenti di mesin pencarian, Yahoo juga mengumumkan pengembangan “platform intelijen” yang akan diterapkan di seluruh ekosistem produknya. Platform ini mencakup ringkasan berbasis AI di Yahoo Mail, fitur “key takeaways” di Yahoo News, hingga analisis pertandingan dan statistik di Yahoo Sports. Yahoo Scout juga akan terintegrasi dengan Yahoo Shopping untuk menghadirkan insight produk dan tautan belanja, serta Yahoo Finance untuk menampilkan data keuangan perusahaan, rating analis, hingga penjelasan pergerakan saham secara real-time.
Ke depannya, Yahoo menyebut bahwa mesin jawaban di balik Scout akan terus dikembangkan agar semakin personal dan mampu menghadirkan pengalaman pencarian yang lebih mendalam bagi setiap pengguna. Langkah ini memperlihatkan ambisi Yahoo untuk kembali bersaing di ranah pencarian digital yang kini semakin didominasi oleh teknologi AI.
Sebagai perbandingan, Google telah lebih dulu memperkenalkan AI generatif di layanan pencariannya sejak 2023, dan pada tahun lalu merilis AI Mode secara luas di Amerika Serikat. Google juga terus mengintegrasikan model AI ke berbagai produknya, termasuk Gmail dan layanan belanja. Dengan Yahoo Scout, persaingan mesin pencari berbasis AI pun semakin memanas.








