Sebuah dokumen paten terbaru dari Nintendo mengungkap rencana ambisius untuk menghadirkan kontroler Joy-Con generasi berikutnya dengan kemampuan tak biasa yang berfungsi sebagai mouse optik dan memiliki desain modular. Dokumen yang diajukan ke WIPO pada Agustus 2023 dan baru saja dipublikasikan ke publik ini seolah menjawab teka-teki dari cuplikan trailer Switch 2 yang dirilis Januari lalu, di mana Joy-Con terlihat meluncur di atas meja layaknya perangkat pointing.
Berdasarkan ilustrasi paten, Joy-Con Switch 2 dilengkapi sensor optik canggih di bagian bawah yang memungkinkannya mendeteksi gerakan di permukaan datar seperti mouse gaming. Saat digunakan dalam mode handheld atau docked, kontroler ini beroperasi layaknya gamepad biasa. Namun, begitu ditempatkan di atas meja, sensor tersebut langsung mengaktifkan mode pointer yang presisi dan akan menjadi fitur yang diklaim cocok untuk game strategi (seperti Civilization 7), FPS (Call of Duty), atau bahkan kompetisi esport seperti Fortnite.
Menariknya, Nintendo juga bereksperimen dengan konsep “split-controller.” Dua Joy-Con modular dapat beroperasi secara independen sebagai mouse ganda atau disatukan melalui sistem magnetik menjadi satu gamepad utuh. Paten juga menyebut kemungkinan penyambungan dengan “perangkat periferal tambahan,” yang membuka pintu untuk aksesori seperti grip ergonomis maupun modul gerak.
Penggemar Nintendo sebelumnya telah mencurigai fitur ini sejak trailer Switch 2 pada Januari lalu yang memperlihatkan adegan singkat dimana Joy-Con berdiri tegak di atas meja. Sorotan kamera pada bagian bawah kontroler yang kini terbukti sebagai lokasi sensor optik yang pada waktu itu memicu beberapa teori. Paten ini secara gamblang mengonfirmasi spekulasi tersebut, sekaligus menegaskan komitmen Nintendo dalam menghadirkan fleksibilitas input yang belum pernah ada di konsol sebelumnya.
Meskipun paten tak menjamin realisasi produk, namun menurut analis seperti Dr. Serkan Toto dari Kantan Games menyebut fitur ini sebagai “game-changer” yang berpotensi menyatukan komunitas PC dan konsol, mengingat presisi mouse selama ini masih mendominasi di platform PC.
Informasi dari pihak internal Nintendo juga mengklaim telah menguji setidaknya 10 prototipe berbeda untuk memastikan kenyamanan. Kini semua perhatian tertuju pada Nintendo Direct April mendatang. Jika rumor akurat, Switch 2 tak hanya akan mendobrak batas antara konsol portabel dan TV, tetapi juga meruntuhkan tembok antara input tradisional dan inovasi radikal. Seperti kata insinyur Nintendo dalam paten, “Tujuan kami adalah menciptakan kontroler yang mampu beradaptasi, bukan hanya untuk game, tetapi untuk masa depan interaksi digital.”