Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di bawah kolong atau menghuni sudut meja. Namun, HP baru saja membuat langkah ekstrem dengan “melenyapkan” fisik komputer tersebut dan memindahkannya ke tempat yang paling tidak terduga, di bawah ujung jari pengguna.
Melalui event CES 2026, raksasa teknologi asal AS tersebut memperkenalkan HP EliteBoard G1a. Perangkat ini bukan sekadar keyboard konvensional, melainkan sebuah unit komputer utuh berbasis AI yang dikemas dalam profil setipis 12 mm. Upaya ini lahir bukan tanpa alasan kuat. Data terbaru dari HP 2025 Work Relationship Index menunjukkan fakta yang cukup ironis, di tengah gempuran teknologi canggih, nyatanya hanya 44 persen pekerja yang merasa alat kerja mereka saat ini benar-benar selaras dengan gaya kerja mereka yang kian dinamis.
EliteBoard G1a hadir sebagai jawaban atas kegelisahan tersebut. Dengan bobot hanya 750 gram yang bahkan tak sampai separuh berat laptop standar, perangkat ini seolah menghapus batas antara mobilitas dan tenaga komputasi. Di balik desainnya yang minimalis, HP menanamkan prosesor AMD Ryzen AI 300 Series. Kekuatannya tak main-main, mampu menangani beban kerja kecerdasan buatan dengan kecepatan di atas 50 TOPS, memastikan navigasi tetap mulus meski pengguna sedang mengolah data besar atau menjalankan aplikasi kreatif yang haus daya.
Inovasi ini tidak berdiri sendiri. Untuk memberikan pengalaman visual yang setara dengan tenaga mesinnya, HP turut menyandingkan monitor Series 7 Pro 4K. Alih-alih hanya berfungsi sebagai layar, monitor ini bertindak sebagai pusat kendali visual yang memanfaatkan teknologi Neo:LED dan IPS Black. Hasilnya adalah kedalaman warna yang mampu memenuhi standar ketat para profesional kreatif. Keunggulan teknisnya semakin terasa lewat dukungan Thunderbolt 4 berkekuatan 140 W, yang memungkinkan transfer data kilat sekaligus pengisian daya hanya lewat satu sambungan kabel.
Satu aspek yang sering kali menjadi titik lemah perangkat portabel adalah keamanan. Menyadari hal tersebut, HP menyuntikkan sistem Wolf Security for Business. Ini merupakan sistem pertahanan tingkat hardware yang dirancang khusus untuk menghadapi ancaman siber yang kian canggih, termasuk risiko serangan pada level firmware.
Lini produk futuristik ini dijadwalkan akan menyapa pasar melalui situs resmi HP mulai Maret mendatang. Meski rincian harga resminya masih disimpan rapat hingga mendekati hari peluncuran, kehadiran EliteBoard G1a telah memberikan sinyal kuat bahwa meja kerja masa depan tidak lagi membutuhkan ruang luas, melainkan kecerdasan yang ringkas.











