SHARE
Cyber Life

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan visi ambisius mengenai masa depan mobilitas yang tidak lagi sekadar soal perpindahan tempat, melainkan soal pengalaman imersif di balik kemudi.

 

Afeela 1 berhasil mencuri perhatian pengunjung melalui integrasi ekosistem PlayStation yang mendalam. Pengemudi kini memiliki kebebasan untuk menyulap dasbor digital mereka menjadi kanvas visual yang dinamis. Tema-tema populer dari judul game legendaris seperti God of War Ragnarök hingga Astro Bot tidak hanya hadir sebagai penghias layar, namun juga terintegrasi hingga ke sistem audio. Sony Honda Mobility bahkan merancang suara motor elektrik (e-motor) yang dapat disesuaikan dengan efek audio khas dari game-game tersebut yang menciptakan suasana kabin yang terasa hidup dan personal bagi para antusias teknologi.

 

Versi perdana Afeela 1 dibanderol mulai dari $102.900 atau sekitar Rp1,6 miliar, dengan target peluncuran pada penghujung 2026. Bagi konsumen yang lebih sabar, varian Origin yang lebih ekonomis dijadwalkan akan menyusul setahun kemudian dengan harga mulai dari $89.900. Menariknya, bagi mereka yang ingin menjadi pemilik pertama, pintu pemesanan sudah dibuka hanya dengan deposit sebesar $200.

 

Daya tarik utama yang membuat Afeela 1 menonjol adalah fitur Remote Play. Bos Sony Honda Mobility, Izumi Kawanishi menegaskan bahwa visi mereka adalah mengubah perjalanan menjadi ruang emosional yang menawan. Melalui sistem infotainment kendaraan, pemilik dapat mengakses konsol PS4 atau PS5 mereka secara langsung. Baik saat sedang menunggu di titik pengisian daya atau dalam perjalanan jauh, penumpang dapat menikmati streaming game dengan kualitas audio premium tanpa perlu membawa perangkat tambahan.

 

Langkah Afeela ini sebenarnya merupakan respons terhadap pergeseran besar dalam industri otomotif dunia menuju apa yang disebut sebagai software-defined vehicles. Tren ini sempat dipelopori oleh Tesla melalui integrasi Steam, meski akhirnya mereka menghentikan dukungan tersebut tahun lalu. Di sisi lain, Microsoft juga mulai memperluas jangkauan Xbox Cloud Gaming ke platform otomotif.

 

Mengutip proyeksi industri untuk tahun 2030, hampir seluruh kendaraan baru nantinya akan mengandalkan sistem infotainment tingkat lanjut sebagai nilai jual utama. 

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
Aura Retro Kuat! Casio Bawa Balik Nuansa Jam ’90-an lewat W-221H

Tren retro tampaknya masih belum beranjak dari dunia digital. Produsen jam tangan asal Jepang, Casio...

Electronic & Acc
Spesifikasi Redmi K90 Ultra Bocor, Usung Pendingin Aktif dengan Harga Terjangkau

Industri smartphone sering kali terjebak dalam siklus pembaruan yang membosankan, namun kabar terbaru dari brand...

Software
Adobe Akan Matikan Software Pionir Animasi 2D, Animate

Bagi generasi yang tumbuh besar dengan video "The Simpsons" di situs web atau era game...

Cyber Life
Google AI Plus Resmi Diperluas Secara Global, Jadi Paket Gemini Berbayar Paling Terjangkau

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar...

Electronic & Acc
Menuju Masa Depan AR, Snap Jadikan Bisnis Kacamata Entitas Terpisah

Snap resmi memisahkan bisnis kacamata augmented reality miliknya menjadi entitas terpisah dengan mendirikan Specs Inc....

Games
Scott Pilgrim EX Meluncur ke PC dan Konsol pada 3 Maret

Kabar gembira bagi penggemar game beat-‘em-up kooperatif dan semesta Scott Pilgrim, karena Scott Pilgrim EX...

Software
Apple Creator Studio Resmi Hadir dengan Harga $13 per Bulan

Apple semakin memperkuat bisnis layanannya dengan meluncurkan Apple Creator Studio, sebuah paket langganan yang menyatukan...

Electronic & Acc
Casio x Ghost in the Shell, Jam DW-5600 Edisi Ikonik dari Anime 1995 Rilis!

Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture...

Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....