Dunia mini PC kembali meriah dengan langkah terbaru GMKtec yang merilis NucBox K13. Kali ini, mereka tidak sekadar mengejar dimensi kecil, melainkan mencoba peruntungan dengan arsitektur Intel Lunar Lake yang sedang naik daun.
Dapur pacu dari mesin bervolume 0,6 liter ini adalah Intel Core Ultra 7 256V. Di atas kertas, prosesor dengan konfigurasi 8-core ini memang terlihat menjanjikan. GMKtec bahkan berani menyandingkan performa multithreaded-nya dengan Apple M2. Sebuah klaim yang menarik, meski secara teknis kita sedang membandingkan teknologi terbaru Intel dengan chip besutan Apple yang sudah beredar selama tiga tahun.
Ada satu ganjalan yang cukup terasa bagi pengguna yang gemar melakukan peningkatan komponen secara mandiri. NucBox K13 hadir dengan RAM LPDDR5X-8533 berkapasitas 16 GB yang tertanam permanen. Keputusan ini terasa sedikit kontradiktif dengan fleksibilitas yang biasanya dicari dari sebuah Mini PC. Meski penyimpanan SSD-nya bisa membengkak hingga 16 TB, keterbatasan pada sisi RAM kemungkinan besar akan menjadi titik lemah bagi mereka yang berharap pada penggunaan jangka panjang.
Untuk urusan visual dipercayakan pada iGPU Arc 140V dengan 8 Xe cores. Secara hierarki, posisinya terjepit di antara Radeon 780M dan 890M milik AMD. Ini adalah solusi grafis yang kompeten untuk olah gambar moderat atau sesi bermain game ringan di sela pekerjaan. Sayangnya, absennya ruang untuk grafis diskret memaksa pengguna bergantung sepenuhnya pada chip terintegrasi ini. Belum lagi teka-teki mengenai port OCuLink yang masih menggantung, tanpa dukungan koneksi eGPU cepat tersebut, potensi ekspansi grafis K13 praktis tertutup.
GMKtec berencana melepas unit ini ke pasar China pada 5 Februari mendatang dengan harga mulai dari kisaran Rp10,6 juta untuk varian 512 GB.










