SHARE
Games

Grup Embracer, perusahaan induk Swedia yang sedang mengalami restrukturisasi, dilaporkan telah membatalkan game Deus Ex. Bloomberg melaporkan bahwa pengembang telah bekerja pada judul yang belum diumumkan ini selama dua tahun. Baik Embracer maupun pengembang Eidos tidak mengomentari pembatalan yang dilaporkan secara spesifik, namun mereka mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 97 karyawan di pengembang Deus Ex, Eidos Montreal.

Eidos dikabarkan akan fokus pada franchise asli sebagai gantinya. Sumber-sumber Bloomberg menyatakan bahwa game Deus Ex seharusnya memulai produksi pada akhir tahun ini. Serial utama terbaru dari franchise ini adalah Deus Ex: Mankind Divided pada tahun 2016.

Setelah berkembang agresif melalui akuisisi selama pandemi, Grup Embracer memasuki periode yang penuh gejolak tahun lalu. Perusahaan mengumumkan rencana restrukturisasi pada bulan Juni 2023 setelah mitra yang tidak disebutkan nama menarik diri dari kesepakatan yang direncanakan yang akan membawa masuk $2 miliar dalam enam tahun. Axios kemudian melaporkan bahwa investor misterius tersebut adalah Savvy Games Group, yang didanai oleh pemerintah Arab Saudi.

Pada bulan Agustus, Embracer mengumumkan penutupan Volition, studio di balik seri Saints Row. Perusahaan induk tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 900 karyawan pada bulan September dan 50 pekerja lainnya di pengembang Chorus, Fishlabs. Pada awal bulan ini, Embracer menutup Lost Boys Interactive, pembuat Tiny Tina’s Wonderland.

Embracer mengatakan bahwa fase restrukturisasi akan berlangsung hingga akhir Maret. Perusahaan mengklaim akan memberikan pembaruan secara teratur tentang proses ini, termasuk saat mereka menerbitkan laporan kuartalan berikutnya pada 15 Februari.

Bersamaan dengan dugaan pembatalan Deus Ex, Eidos mengkonfirmasi bahwa mereka memecat 97 karyawan dari tim pengembangan, administrasi, dan layanan dukungan. “Konteks ekonomi global, tantangan industri kami, dan restrukturisasi komprehensif yang diumumkan oleh Embracer akhirnya mempengaruhi studio kami,” tulis Eidos dalam pernyataan.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...