SHARE
Cyber Life

Trio ponsel pintar Samsung Galaxy S24 dengan fitur Galaxy AI diluncurkan pada acara Galaxy Unpacked awal bulan ini. Beberapa ponsel pintar flagship Samsung Galaxy yang lebih lama diyakini akan mendapatkan fitur perangkat lunak pintar baru ini pada paruh pertama tahun ini. Baru-baru ini, Presiden Samsung Electronics dan Kepala Bisnis MX, TM Roh, mengumumkan bahwa perusahaan berencana membawa Galaxy AI ke lebih dari 100 juta perangkat di seluruh dunia tahun ini. Seri Galaxy S24 menawarkan beberapa fitur AI, termasuk Live Translate, Chat Assist, Note Assist, dan Circle to Search.

TM Roh, mengungkapkan bahwa Galaxy AI akan mencapai 100 juta perangkat seluler Galaxy pada akhir tahun ini. “Ini juga akan meningkatkan penggunaan AI di ponsel dan memberikan manfaat kepada pelanggan Galaxy yang tidak dapat ditemukan di tempat lain,” tambahnya. “Dengan Galaxy S24, ponsel AI pertama kami, kami telah membuka era baru ponsel AI, dan Galaxy AI memungkinkan pengguna untuk melewati batas komunikasi, meningkatkan produktivitas mereka, dan melepaskan kreativitas seperti belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya. Dia juga mengkonfirmasi bahwa Samsung akan menyediakan pembaruan OS Android untuk Galaxy S24, Galaxy S24+, dan Galaxy S24 Ultra hingga tujuh generasi serta pembaruan keamanan selama tujuh tahun.

Selain itu, Kepala Samsung Mobile mengatakan pusat penelitian dan pengembangan perusahaan di Bengaluru dan Noida telah memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan Galaxy AI.

Seri Galaxy S24 debut dengan fitur Galaxy AI termasuk Circle to Search, Live Translate, Note Assist, Photo Assist, dan lainnya. Fitur AI yang saat ini tersedia di ponsel Galaxy S24 diharapkan akan tersedia di ponsel flagship sebelumnya, termasuk seri Galaxy S23, Galaxy Z Fold 5, dan Galaxy Z Flip 5, antara lain, pada paruh pertama tahun ini.

Galaxy AI dari Samsung dan fitur-fiturnya kabarnya akan tetap gratis bagi pengguna hingga tahun 2025. Merek asal Korea Selatan ini mungkin akan mempertimbangkan untuk memperkenalkan fitur AI yang lebih canggih di masa depan untuk pelanggan berlangganan Galaxy AI berbayar.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...

Cyber Life
Google Tambahkan Gemini Di Google Maps

Bayangkan sedang memacu sepeda di tengah rute baru yang asing atau berjalan kaki di trotoar...

Cyber Life
Google Menilai Meta Lalai! Keamanan WhatsApp Dipertanyakan

Tenggat waktu 90 hari yang diberikan tim Google Project Zero akhirnya terlewati tanpa solusi tuntas...

Hardware
Bukan Kaleng-Kaleng! GMKtec Bawa Lunar Lake ke Mini PC Murah

Dunia mini PC kembali meriah dengan langkah terbaru GMKtec yang merilis NucBox K13. Kali ini,...

Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....