SHARE
Games

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan tingkat kesulitan dalam video game. Teknologi yang disebut “Ghost Player” ini bukan sekadar fitur bantuan biasa, melainkan sebuah sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu memanggil replika karakter pemain untuk mengambil alih kendali saat permainan dirasa terlalu sulit.

 

Aplikasi paten yang digagas oleh Bethany Tinklenberg dan Angela Webb ini muncul dalam laporan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) awal Januari ini, meski pendaftarannya sudah dilakukan sejak September 2024. Inti dari inovasi ini terletak pada kemampuannya mempelajari gaya bermain pengguna secara spesifik. Alih-alih menjalankan skrip kaku dari pengembang, mesin AI ini memproses rekaman permainan sebelumnya untuk menghasilkan aksi real-time yang terasa organik dan personal.

 

Dalam dokumen tersebut, Sony membagi fungsi “hantu” ini ke dalam dua spektrum utama. Pertama adalah mode Guide, di mana bayangan tersebut muncul hanya untuk memberikan demonstrasi visual tentang cara menyelesaikan teka-teki lingkungan, seperti navigasi rumit dalam seri Uncharted. Spektrum kedua, yang jauh lebih radikal, adalah mode Complete. Di sini, pemain bisa benar-benar menyerahkan kontrol sepenuhnya kepada AI untuk menuntaskan tantangan yang macet, membiarkan mesin bekerja hingga hambatan tersebut terlewati.

 

Langkah ini tampak sebagai jawaban atas kritik tajam terhadap sistem bantuan saat ini. Pada beberapa judul populer seperti God of War Ragnarök, pemain sering kali mengeluh tentang karakter pendamping seperti Mimir atau Atreus yang terlalu cepat memberikan bocoran solusi, bahkan sebelum pemain sempat berpikir. Ghost Player menawarkan kendali lebih besar di tangan pemain dengan bantuan hanya akan muncul jika dipanggil, bukan sebagai gangguan yang merusak kepuasan memecahkan masalah.

 

Tren asisten virtual ini sebenarnya sudah mulai menjangkiti industri secara luas. Microsoft, misalnya, telah bereksperimen dengan Copilot for Gaming yang berfungsi sebagai asisten suara untuk membantu mekanik hingga instalasi game. Namun, pendekatan Sony melalui Ghost Player terasa lebih dalam secara teknis karena menyentuh langsung aspek mekanis di dalam mesin permainan.

 

Meski demikian, keberadaan paten tidak selalu berujung pada produksi massal. Sony dikenal memiliki ribuan paten teknologi yang hingga kini hanya tersimpan di atas kertas. Namun, kemunculan dokumen ini setidaknya memberikan sinyal kuat ke mana arah industri game akan bergerak.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
Aura Retro Kuat! Casio Bawa Balik Nuansa Jam ’90-an lewat W-221H

Tren retro tampaknya masih belum beranjak dari dunia digital. Produsen jam tangan asal Jepang, Casio...

Electronic & Acc
Spesifikasi Redmi K90 Ultra Bocor, Usung Pendingin Aktif dengan Harga Terjangkau

Industri smartphone sering kali terjebak dalam siklus pembaruan yang membosankan, namun kabar terbaru dari brand...

Software
Adobe Akan Matikan Software Pionir Animasi 2D, Animate

Bagi generasi yang tumbuh besar dengan video "The Simpsons" di situs web atau era game...

Cyber Life
Google AI Plus Resmi Diperluas Secara Global, Jadi Paket Gemini Berbayar Paling Terjangkau

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar...

Electronic & Acc
Menuju Masa Depan AR, Snap Jadikan Bisnis Kacamata Entitas Terpisah

Snap resmi memisahkan bisnis kacamata augmented reality miliknya menjadi entitas terpisah dengan mendirikan Specs Inc....

Games
Scott Pilgrim EX Meluncur ke PC dan Konsol pada 3 Maret

Kabar gembira bagi penggemar game beat-‘em-up kooperatif dan semesta Scott Pilgrim, karena Scott Pilgrim EX...

Software
Apple Creator Studio Resmi Hadir dengan Harga $13 per Bulan

Apple semakin memperkuat bisnis layanannya dengan meluncurkan Apple Creator Studio, sebuah paket langganan yang menyatukan...

Electronic & Acc
Casio x Ghost in the Shell, Jam DW-5600 Edisi Ikonik dari Anime 1995 Rilis!

Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture...

Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....