SHARE
Software

OpenAI, baru saja mengumumkan untuk akan menunda peluncuran pasar online untuk model AI khusus, yang dikenal sebagai GPT Store, hingga awal 2024. GPT Store awalnya direncanakan untuk diluncurkan bulan ini, menyusul pengenalan GPTs, fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi versi mereka sendiri dari model bahasa andalan OpenAI, GPT.

GPT Store diekspektasikan sebagai “App Store untuk AI”, di mana pengguna dapat merancang, menyebarkan, dan menghasilkan uang dari GPTs mereka untuk berbagai tujuan, seperti pendidikan, hiburan, produktivitas, dan lainnya. OpenAI juga akan menghadirkan GPTs yang paling “berguna dan menyenangkan” dalam berbagai kategori dan memberi penghargaan kepada para pembuatnya berdasarkan penggunaan dan popularitas GPTs mereka.

Namun, dalam memo internal yang diperoleh Reuters, OpenAI mengatakan bahwa “beberapa hal tak terduga telah membuat kami sibuk”, yang mencegah mereka meluncurkan GPT Store tepat waktu. Memo tersebut tidak menjelaskan alasan penundaan tersebut, tetapi mengisyaratkan bahwa gejolak terbaru dalam kepemimpinan perusahaan mungkin menjadi faktor.

Minggu lalu, dewan direksi OpenAI memecat Sam Altman, CEO dan pendiri bersama perusahaan, karena diduga berbohong kepada dewan dan menghambat kemampuan dewan untuk menjalankan tanggung jawabnya. Dewan mengatakan bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan pada kemampuan Altman untuk memimpin OpenAI dan bahwa mereka membutuhkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan. Altman, yang telah menjadi CEO OpenAI sejak 2019. Namun Altman sempat dikembalikan setelah beberapa karyawan mengancam akan mengundurkan diri sebagai protes atas pemecatannya, tetapi akhirnya ia setuju untuk mundur dan meninggalkan dewan.

Pemecatan Altman juga mengejutkan Microsoft, yang telah menginvestasikan $1 miliar di OpenAI pada 2019 dan memiliki kemitraan dekat dengan perusahaan tersebut. Menurut laporan dari The New Yorker, eksekutif Microsoft tidak diberi tahu tentang keputusan dewan untuk memecat Altman dan terkejut dengan berita tersebut. Microsoft berharap dapat berkolaborasi dengan OpenAI dalam mengembangkan dan menyebarkan sistem AI berskala besar, seperti GPT-3, pendahulu GPT.

Dewan direksi OpenAI, yang terdiri dari empat direktur independen dan satu perwakilan dari perusahaan, telah menunjuk Mira Murati, chief technology officer OpenAI, sebagai CEO sementara. Murati, yang telah bergabung dengan OpenAI selama lima tahun, memimpin fungsi penelitian, produk, dan keselamatan perusahaan. Dewan mengatakan bahwa mereka memiliki kepercayaan penuh pada kemampuan Murati untuk memimpin OpenAI selama masa transisi dan bahwa mereka telah memulai pencarian formal untuk pengganti permanen.

OpenAI didirikan pada 2015 sebagai organisasi nirlaba dengan misi untuk memastikan bahwa kecerdasan umum buatan (AGI), bentuk hipotetis AI yang dapat melakukan tugas intelektual apa pun yang dapat dilakukan manusia, memberi manfaat bagi seluruh umat manusia dan menghindari risiko eksistensial. Pada 2019, OpenAI direstrukturisasi menjadi model hibrida, yang terdiri dari entitas induk nirlaba dan anak perusahaan berorientasi laba, untuk mengumpulkan lebih banyak modal dan menarik bakat. OpenAI juga telah berada di garis depan penelitian AI, menghasilkan inovasi seperti GPT-3, DALL-E, dan Codex.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
Google AI Plus Resmi Diperluas Secara Global, Jadi Paket Gemini Berbayar Paling Terjangkau

Google resmi memperluas ketersediaan paket langganan kecerdasan buatan paling terjangkaunya, Google AI Plus, ke pasar...

Electronic & Acc
Menuju Masa Depan AR, Snap Jadikan Bisnis Kacamata Entitas Terpisah

Snap resmi memisahkan bisnis kacamata augmented reality miliknya menjadi entitas terpisah dengan mendirikan Specs Inc....

Games
Scott Pilgrim EX Meluncur ke PC dan Konsol pada 3 Maret

Kabar gembira bagi penggemar game beat-‘em-up kooperatif dan semesta Scott Pilgrim, karena Scott Pilgrim EX...

Software
Apple Creator Studio Resmi Hadir dengan Harga $13 per Bulan

Apple semakin memperkuat bisnis layanannya dengan meluncurkan Apple Creator Studio, sebuah paket langganan yang menyatukan...

Electronic & Acc
Casio x Ghost in the Shell, Jam DW-5600 Edisi Ikonik dari Anime 1995 Rilis!

Casio baru saja mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama anime ikonik yang berpengaruh dalam kebudayaan pop culture...

Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....

Laptop
ASUS Perbarui Vivobook Pro Dengan Intel Panther Lake

Asus baru saja melakukan penyegaran di lini Vivobook Pro 14 dan 16 Intel Edition di...

Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...