SHARE
Software

X tidak lagi akan membayar para pembuat konten untuk tweet yang mempromosikan disinformasi. Elon Musk mengatakan perusahaan ini melakukan perubahan kecil pada program monetisasinya, dan tweet yang diverifikasi fakta melalui catatan komunitas tidak lagi memenuhi syarat untuk pembayaran sebagai bagian dari program pembagian pendapatan X.

Pembaharuan ini tampaknya merupakan upaya untuk menghilangkan insentif bagi akun-akun terkenal untuk menyebarkan disinformasi viral. “Ide ini adalah untuk memaksimalkan insentif untuk akurasi daripada sensasionalisme,” kata Musk. X juga baru-baru ini mulai menuntut kontributor catatan komunitas untuk mencantumkan sumber mereka dalam verifikasi fakta.

Perubahan terbaru ini datang seiring dengan peringatan yang diajukan oleh para peneliti, pengecek fakta, dan jurnalis tentang jumlah disinformasi viral yang menyebar di X sehubungan dengan konflik berkelanjutan di Israel dan Gaza. Pejabat Uni Eropa telah membuka penyelidikan terkait penanganan perusahaan terhadap disinformasi yang terkait dengan perang tersebut.

Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter setahun yang lalu, perusahaan tersebut melakukan pemecatan terhadap tim yang bertanggung jawab atas kurasi dan promosi tweet terpercaya tentang peristiwa berita terkini dan menghapus alat pelaporan disinformasi dalam aplikasi. Sebaliknya, perusahaan mengandalkan alat verifikasi fakta berbasis kerumunan, catatan komunitas.

Namun, para kritik mengatakan bahwa catatan komunitas dapat dimanipulasi dan verifikasi fakta yang diberikan oleh pengguna seringkali tidak dapat mengikuti jumlah kebohongan viral yang begitu banyak, terutama yang dipromosikan oleh akun-akun terverifikasi. Analisis terbaru dari NewsGuard, sebuah organisasi nirlaba yang melacak penyebaran disinformasi, menemukan bahwa 74 persen dari posting terviral di X yang mengadvokasi disinformasi tentang Perang Israel-Hamas dipromosikan oleh akun-akun terverifikasi di X.

Seperti yang ditunjukkan oleh peneliti BBC Shayan Sardarizadeh, perubahan yang membuat tweet dengan catatan komunitas tidak memenuhi syarat untuk pembayaran telah dikritik oleh sejumlah akun terkenal yang tweet mereka sering kali dicatat oleh komunitas. Musk menambahkan bahwa upaya apa pun untuk memanfaatkan @CommunityNotes untuk meng demonetisasi orang akan segera terlihat, tetapi tidak mengatakan bagaimana perusahaan akan mengatasi upaya manipulasi tersebut. X tidak memberikan tanggapan atas permintaan untuk komentar.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
Google Menilai Meta Lalai! Keamanan WhatsApp Dipertanyakan

Tenggat waktu 90 hari yang diberikan tim Google Project Zero akhirnya terlewati tanpa solusi tuntas...

Hardware
Bukan Kaleng-Kaleng! GMKtec Bawa Lunar Lake ke Mini PC Murah

Dunia mini PC kembali meriah dengan langkah terbaru GMKtec yang merilis NucBox K13. Kali ini,...

Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....

Electronic & Acc
Sony LinkBuds Clip Resmi Meluncur dengan Desain Open-Ear dan Baterai hingga 9 Jam

Sony resmi meluncurkan LinkBuds Clip di sejumlah negara Amerika Utara, menghadirkan true wireless earbuds dengan...

Electronic & Acc
Tren Open-Ear, Realme Perkenalkan Buds Clip dengan Teknologi NextBass

Pasar audio personal tengah mengalami pergeseran paradigma. Jika selama bertahun-tahun pasar didominasi oleh desain in-ear...

Electronic & Acc
Apple Dikabarkan Kembangkan Wearable AI Pin, Siap Tantang Kegagalan Humane

Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbentuk AI pin, sebuah langkah ambisius untuk memasuki pasar...