SHARE
Cyber Life

Electronic Arts (EA) akan mengurangi 5 persen dari jumlah karyawan sebagai bagian dari rencana restrukturisasi yang juga mencakup pengurangan ruang kantor, perusahaan tersebut mengumumkan pada hari Rabu, saat industri permainan video kesulitan untuk tumbuh di tengah suku bunga tinggi.

Perusahaan yang membuat judul permainan seperti Star Wars Jedi: Survivor ini memperkirakan akan mengalami biaya sekitar $125 juta hingga $165 juta terkait dengan langkah ini.

Sony, Microsoft, dan Riot Games yang dimiliki Tencent juga telah mem-PHK ribuan karyawan dalam beberapa bulan terakhir karena pemulihan yang lambat di pasar permainan akibat suku bunga pinjaman yang tinggi.

“Meskipun tidak setiap tim akan terdampak, ini adalah bagian tersulit dari perubahan ini, dan kami telah mempertimbangkan setiap opsi secara mendalam untuk mencoba membatasi dampaknya pada tim kami,” kata CEO Andrew Wilson dalam surat kepada karyawan.

Dari total biaya, sekitar $50 juta hingga $65 juta akan terkait dengan pengurangan ruang kantor dan $40 juta hingga $55 juta untuk biaya pemutusan hubungan kerja dan biaya karyawan lainnya, kata perusahaan tersebut.

Tindakan yang terkait dengan rencana ini diperkirakan akan sebagian besar selesai pada tanggal 31 Desember.

Per Maret tahun lalu, perusahaan tersebut memiliki sekitar 13.400 orang karyawan, dengan 65 persen berlokasi di luar negeri, menurut pengajuan regulasi.

EA telah memperkirakan pendapatan buku pesanan kuartal keempat di bawah perkiraan pada bulan Januari.

Tahun lalu, EA telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 6 persen dari total karyawannya dan mengurangi ruang kantor, yang menyebabkan biaya terkait hingga $200 juta.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....

Electronic & Acc
Sony LinkBuds Clip Resmi Meluncur dengan Desain Open-Ear dan Baterai hingga 9 Jam

Sony resmi meluncurkan LinkBuds Clip di sejumlah negara Amerika Utara, menghadirkan true wireless earbuds dengan...

Electronic & Acc
Tren Open-Ear, Realme Perkenalkan Buds Clip dengan Teknologi NextBass

Pasar audio personal tengah mengalami pergeseran paradigma. Jika selama bertahun-tahun pasar didominasi oleh desain in-ear...

Electronic & Acc
Apple Dikabarkan Kembangkan Wearable AI Pin, Siap Tantang Kegagalan Humane

Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbentuk AI pin, sebuah langkah ambisius untuk memasuki pasar...

Electronic & Acc
XREAL Gugat Viture, Sengketa Paten Smart Glasses Masuk Jalur Hukum

Produsen kacamata pintar XREAL resmi mengajukan gugatan hukum terhadap rivalnya, Viture, atas dugaan pelanggaran paten....

Cyber Life
Rayakan 25 Tahun Wikipedia! Meta dan Microsoft sebagai Mitra AI

Dalam rangka merayakan ulang tahun Wikipedia yang ke-25, Wikimedia selaku organisasi induk mengumumkan kemitraan strategis...