Takway, startup yang bercita-cita menjadi “Nintendo di era robot AI”, resmi memperkenalkan Sweekar di CES 2026. Perangkat ini mengusung konsep Tamagotchi modern dalam bentuk hewan peliharaan AI fisik berukuran kecil yang bisa dibawa ke mana saja. Sweekar hadir sebagai mainan berbentuk telur dengan telinga, layar kecil sebagai wajah, dan kecerdasan buatan yang memungkinkannya berkembang menjadi teman digital dengan kepribadian unik seiring waktu.
Seperti Tamagotchi klasik, pengguna harus memberi makan dan mengajak Sweekar bermain agar tetap bahagia dan sehat. Suasana hati serta ekspresi wajahnya akan mencerminkan cara pengguna merawatnya. Bedanya, Sweekar mampu mengenali suara pemiliknya, mengingat aktivitas yang dilakukan bersama, dan membangun memori jangka panjang. Setelah mencapai fase dewasa, Sweekar dapat menghibur dirinya sendiri, melakukan petualangan virtual secara mandiri, lalu kembali dengan cerita pengalaman layaknya hewan peliharaan digital yang benar-benar hidup.
Sweekar tersedia dalam pilihan warna pink, kuning, dan biru, dengan opsi mengganti cangkang serta menambahkan berbagai aksesori atau pakaian lucu. Hewan peliharaan AI ini memiliki empat tahap kehidupan, dimulai dari fase telur tertutup selama masa inkubasi dua hari, lalu menetas dan memasuki tahap bayi dan remaja yang membutuhkan perhatian intens. Seiring pertumbuhannya, Sweekar menjadi semakin mandiri hingga akhirnya mampu merawat dirinya sendiri tanpa risiko “mati” karena diabaikan.
Menariknya, setelah mencapai level tertentu, Sweekar disebut tidak bisa mati secara virtual, sehingga pengguna tak perlu khawatir kehilangan hewan peliharaan digitalnya akibat kelalaian. Meski begitu, perangkat fisiknya tetap perlu dijaga dan diisi daya secara rutin. Hingga kini, harga resmi Sweekar belum diumumkan, namun Takway memperkirakan banderolnya berada di kisaran 100 hingga 150 dolar AS. Perusahaan juga mengonfirmasi akan segera meluncurkan kampanye Kickstarter untuk mendukung peluncuran produk ini ke pasar.









