SHARE
Games

Setelah sebelumnya sempat dirumorkan banyak kalangan, The LEGO Group akhirnya secara resmi meluncurkan set LEGO Gam e Boy, sebuah penghormatan untuk konsol genggam ikonik Nintendo yang telah membentuk pengalaman bermain jutaan orang. Dijadwalkan rilis pada 1 Oktober 2025 mendatang, koleksi 421 balok ini dibanderol di harga $59.99 yang menghadirkan replika Game Boy orisinal tahun 1989 dalam skala mendekati 1:1.

 

LEGO Game Boy lebih dari sekadar pajangan. Set ini merayakan warisan konsol dengan detail otentik, mulai +Control Pad, tombol A dan B, SELECT dan START, bahkan pengatur kontras dan volume yang begitu familiar. Sentuhan menarik lainnya adalah catridge yang dapat ditukar untuk dua judul game legendaris, The Legend of Zelda: Link’s Awakening dan Super Mario Land. Catridge ini dapat disematkan ke bagian belakang model, dan pengguna bisa memilih tiga opsi tampilan layar untuk mereplikasi adegan gameplay atau layar awal klasik Nintendo. Untuk memperkuat nuansa nostalgia, LEGO bahkan membuat ulang iklan vintage Game Boy yang membangkitkan kembali resonansi emosional dari masa keemasan konsol tersebut.

 

Ini bukan kali pertama LEGO berkolaborasi dengan Nintendo. Kemitraan mereka dimulai dengan set LEGO NES pada tahun 2020, yang menampilkan konsol dan TV retro dengan adegan Super Mario Bros. Sejak itu, dunia Nintendo x LEGO terus berkembang yang menghadirkan set dari Donkey Kong, Animal Crossing, Mario Kart, hingga The Legend of Zelda, termasuk set Great Deku Tree yang baru dirilis. Set Game Boy ini, bagian dari seri LEGO 18+ untuk perakit dewasa yang dilengkapi dudukan pajangan, menjadikannya koleksi sempurna untuk dipamerkan.

 

Dirilis tahun 1989, Game Boy lahir dari visi Gunpei Yokoi, pemimpin tim R&D1 Nintendo. Filosofinya, “lateral thinking with withered technology” yang mengedepankan penggunaan teknologi matang secara inovatif. Meskipun layarnya monokrom dan spesifikasinya sederhana, Game Boy sukses besar berkat harga terjangkau, daya tahan baterai, dan koleksi game yang kaya. Konsol ini terjual lebih dari 118 juta unit di seluruh dunia, termasuk varian Color-nya.

 

Warisan Game Boy tak terpisahkan dari judul-judul game yang revolusioner seperti Tetris, Pokémon Red and Blue, dan The Legend of Zelda: Link’s Awakening. Fitur Link Cable yang memungkinkan multiplayer dan pertukaran Pokémon semakin mengukuhkan posisinya dalam sejarah gaming.

 

Pemesanan untuk set LEGO Game Boy kini telah dibuka melalui toko resmi LEGO. Ketersediaan yang lebih luas di pengecer terpilih seperti Amazon dan Nintendo akan menyusul akhir tahun ini.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Electronic & Acc
JBL Sense Pro dan JBL Sense Lite Resmi Meluncur di CES 2026, Hadirkan Earphone Open-Ear untuk Penggunaan Sehari-hari

JBL resmi memperkenalkan dua earphone true wireless open-ear terbarunya, JBL Sense Pro dan JBL Sense...

Electronic & Acc
X5 Alteron, Kontroller Modular Mobile Pertama di Dunia

Selama bertahun-tahun, pemain mobile gaming terjebak dalam kompromi dengan menggunakan kontroler portabel yang ringkas namun...

Handphone
Samsung All-In di HP Lipat! Tiga Smartphone Baru Disiapkan untuk 2026

Di saat publik masih menantikan inovasi terbaru tahun ini, Samsung terpantau sudah meletakkan fondasi untuk...

Hardware
EliteBoard G1a, Ambisi HP Sederhanakan Meja Kerja, Resmi Dipamerkan Di CES 2026

Selama puluhan tahun, definisi komputer meja selalu identik dengan kotak CPU besar yang bersembunyi di...

Cyber Life
Kolaborasi Sony dan Honda Lahirkan Afeela 1! Bawa Pengalaman Konsol Saat Berkendara

Dalam gelaran CES pekan ini melalui kolaborasi terbaru dari Sony dan Honda, Afeela 1, memamerkan...

Laptop
CES 2026 Panas! Alienware Bawa Panel OLED Anti-Glare ke Lini Laptop Gaming

Di tengah kemeriahan event teknologi tahunan CES 2026, Alienware kembali menegaskan posisinya sebagai pionir perangkat...

Games
Sony Hadirkan Ghost Player! Solusi Baru Hadapi Level Sulit

Sony Interactive Entertainment baru saja mengajukan sebuah paten yang berpotensi mengubah cara pemain berinteraksi dengan...

Cyber Life
Nadella Tegaskan Evolusi AI! Bukan Sekadar Model, tapi Sistem Nyata

Chairman dan CEO Microsoft, Satya Nadella, memaparkan visinya tentang arah perkembangan kecerdasan buatan pada 2026...

Electronic & Acc
Rumah Jadi Pintar Total! Samsung Unjuk Ekosistem AI Bespoke di CES 2026

Samsung Electronics memamerkan visi gaya hidup berbasis kecerdasan buatan dengan memperkenalkan ekosistem rumah pintar yang...