SHARE
Electronic & Acc

OnePlus Watch 2 telah diperkenalkan dalam Mobile World Congress (MWC) 2024 pada tanggal 26 Februari. Jam tangan pintar ini, yang menggantikan model OnePlus Watch tahun 2021, hadir dengan beberapa peningkatan. Diklaim dapat menawarkan daya tahan baterai hingga 100 jam dalam Mode Pintar, yang dapat diperpanjang hingga 12 hari dalam Mode Hemat Daya, tetapi dengan pelacakan kebugaran. Jam tangan ini menggunakan arsitektur dual-engine untuk menjalankan dua sistem operasi dan juga dilengkapi dengan konektivitas GPS dual-frequency. 

OnePlus Watch 2 menawarkan layar AMOLED bulat 1,43 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel, laju flash 60Hz, tingkat kecerahan puncak 1.000, dan layar kristal safir 2,5D. Jam tangan ini ditenagai oleh Snapdragon W5 SoC, serta chipset BES2700, yang pertama membantu menjalankan aplikasi Wear OS, sementara yang terakhir menjalankan RTOS yang bertanggung jawab atas aktivitas latar belakang.

Pengguna OnePlus Watch 2 juga dapat beralih antara kedua sistem operasi tersebut – Wear OS 4 dan RTOS. Ini dilengkapi dengan RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB. Selain bahan bangunan standar militer MIL-STD-810H, rangka stainless steel dari perangkat wearable dilengkapi dengan rating 5ATM dan IP68.

Perusahaan telah menyematkan baterai besar 500mAh di OnePlus Watch 2 dengan dukungan pengisian cepat VOOC 7,5W yang diklaim dapat mengisi daya jam dari nol hingga 100 dalam 60 menit. Jam tangan ini dikatakan dapat menawarkan hingga 48 jam daya tahan baterai dengan penggunaan intensif, hingga 100 jam daya tahan baterai dalam Mode Pintar, dan hingga 12 hari daya tahan baterai dalam Mode Hemat Daya.

Jam tangan pintar ini juga dilengkapi dengan monitor detak jantung optik, sensor oksimeter denyut nadi, dan membantu melacak siklus tidur dan tingkat stres pengguna. Ini mendukung lebih dari 11 mode profesional dan lebih dari 100 mode olahraga. OnePlus Watch 2 memiliki GPS L1+L5, Bluetooth, Wi-Fi, dan konektivitas USB Type-C. Dengan berat 49g, jam tangan ini memiliki ukuran 47mm x 46,6mm x 12,1mm.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...

Cyber Life
Google Tambahkan Gemini Di Google Maps

Bayangkan sedang memacu sepeda di tengah rute baru yang asing atau berjalan kaki di trotoar...

Cyber Life
Google Menilai Meta Lalai! Keamanan WhatsApp Dipertanyakan

Tenggat waktu 90 hari yang diberikan tim Google Project Zero akhirnya terlewati tanpa solusi tuntas...

Hardware
Bukan Kaleng-Kaleng! GMKtec Bawa Lunar Lake ke Mini PC Murah

Dunia mini PC kembali meriah dengan langkah terbaru GMKtec yang merilis NucBox K13. Kali ini,...

Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....