Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif. Baru-baru ini, sebuah kesalahan teknis pada halaman dukungan Legion Space milik Lenovo seolah mengkonfirmasi rahasia yang selama ini dijaga ketat, NVIDIA siap mengejutkan pasar laptop melalui prosesor berbasis Arm terbarunya, seri N1 dan N1X.
Spekulasi mengenai kemunculan chipset ini sebenarnya sudah memanas sejak awal pekan, menyusul laporan dari DigiTimes yang memprediksi peluncuran pada kuartal pertama tahun depan. Prediksi tersebut secara otomatis menepis kekhawatiran lama tentang adanya kendala produksi yang sempat diisukan bakal menunda proyek ini hingga akhir 2026. Meski NVIDIA lebih memilih diam dan melewatkan panggung besar CES untuk memamerkan teknologi ini, aktivitas di balik layar justru berkata lain.
Detektif perangkat keras di platform X, akun Huang514613, sempat menangkap basah daftar enam model laptop Lenovo sebelum unggahan tersebut dihapus. Bocoran ini bukan sekadar rumor kosong, manifes pengiriman dari akhir 2025 menunjukkan bahwa kompetitor seperti Dell pun sudah mulai menguji sampel mesin yang ditenagai oleh SoC (System on Chip) N1X ini.
Dalam daftar yang sempat bocor, Lenovo tampaknya menyiapkan lini produk yang cukup luas. Untuk seri menengah seperti IdeaPad Slim 5 dan Yoga Pro 7, NVIDIA menyiapkan varian “N1” yang lebih hemat daya. Sementara itu, untuk mesin yang membutuhkan performa tinggi seperti Yoga 9 2-in-1 dan seri gaming Legion 7, NVIDIA mengandalkan varian “N1X”.
Para pengamat industri meyakini bahwa N1X bukanlah barang baru di laboratorium NVIDIA. Chipset ini disebut-sebut memiliki kemiripan dengan “GB10 Superchip” yang menjadi otak PC AI mewah, DGX Spark. Jika benar N1X membawa performa setingkat kartu grafis kelas atas ke dalam bentuk chip tunggal, maka dominasi Intel dan AMD di pasar laptop premium kini benar-benar terancam.
Kehadiran NVIDIA di ekosistem Windows on Arm bukan sekadar menambah pilihan prosesor. Ini adalah sinyal bahwa ambisi Microsoft untuk menyaingi efisiensi Apple Silicon akhirnya mendapatkan mitra yang memiliki reputasi besar di bidang grafis dan kecerdasan buatan. Dengan peluncuran yang kabarnya tinggal menghitung bulan, peta persaingan komputer kompak dunia tampaknya akan berubah drastis.











