SHARE
Handphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam selamanya. Qualcomm, sang raksasa di balik dapur pacu sebagian besar smartphone di dunia, dilaporkan tengah menyusun strategi “dual-driver” untuk generasi penerus mereka, Snapdragon 8 Elite Gen 6.

 

Laporan dari kalangan internal industri mengkonfirmasi bahwa Qualcomm bakal membelah lini flagships mereka menjadi dua kasta, versi standar dan varian “Pro”. Kehadiran varian Pro ini memicu perbincangan hangat di kalangan pemerhati teknologi karena ambisinya untuk menembus batas frekuensi 5 GHz. Angka ini merupakan wilayah yang selama ini eksklusif bagi prosesor komputer desktop kelas atas. Apabila Qualcomm berhasil menstabilkan kecepatan ini dalam beban kerja nyata, Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro akan menjadi tonggak sejarah baru dalam arsitektur mobile global.

 

Ambisi mengejar clock speed hingga 5,5 GHz tentu bukan tanpa risiko. Panas berlebih masih menjadi musuh utama dalam ruang smartphone yang sempit. Menanggapi tantangan tersebut, Qualcomm dikabarkan mengadopsi teknologi Heat Pass Block milik Samsung, sebuah inovasi yang menanamkan solusi pendinginan langsung ke dalam kemasan chip. Langkah ini juga dibarengi dengan migrasi besar-besaran ke proses fabrikasi 2nm (N2P) milik TSMC. Integrasi antara arsitektur yang lebih efisien dan manajemen thermal yang agresif menjadi kunci agar performa “monster” tersebut tidak berujung pada kegagalan perangkat keras.

 

Namun, di balik angka-angka performa yang mengesankan, muncul pertanyaan mengenai relevansinya bagi konsumen akhir. Kehadiran varian Pro ini diprediksi akan memperlebar celah antara smartphone flagship standar dengan kategori ultra-premium. Bagi para gamer atau pengguna yang bergantung pada akselerasi AI tingkat tinggi, kecepatan ini mungkin menjadi berkah. Namun, bagi pengguna harian, tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana produsen smartphone menjaga daya tahan baterai agar tidak cepat terkuras oleh mesin yang haus daya tersebut.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...

Handphone
Qualcomm Akan Hadirkan Kecepatan Desktop pada Smartphone

Industri semikonduktor global tengah bersiap menyaksikan lompatan teknis yang mungkin akan mengubah wajah perangkat genggam...

Hardware
Chipset NVIDIA N1 Muncul di Jejak Digital Lenovo, Pertanda Apa?

Jejak digital jarang sekali bisa benar-benar dihapus, terutama di dunia perangkat keras PC yang kompetitif....

Electronic & Acc
Sony LinkBuds Clip Resmi Meluncur dengan Desain Open-Ear dan Baterai hingga 9 Jam

Sony resmi meluncurkan LinkBuds Clip di sejumlah negara Amerika Utara, menghadirkan true wireless earbuds dengan...

Electronic & Acc
Tren Open-Ear, Realme Perkenalkan Buds Clip dengan Teknologi NextBass

Pasar audio personal tengah mengalami pergeseran paradigma. Jika selama bertahun-tahun pasar didominasi oleh desain in-ear...

Electronic & Acc
Apple Dikabarkan Kembangkan Wearable AI Pin, Siap Tantang Kegagalan Humane

Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbentuk AI pin, sebuah langkah ambisius untuk memasuki pasar...

Electronic & Acc
XREAL Gugat Viture, Sengketa Paten Smart Glasses Masuk Jalur Hukum

Produsen kacamata pintar XREAL resmi mengajukan gugatan hukum terhadap rivalnya, Viture, atas dugaan pelanggaran paten....

Cyber Life
Rayakan 25 Tahun Wikipedia! Meta dan Microsoft sebagai Mitra AI

Dalam rangka merayakan ulang tahun Wikipedia yang ke-25, Wikimedia selaku organisasi induk mengumumkan kemitraan strategis...