SHARE
Cyber Life

Elon Musk memberikan pembaruan untuk Grok AI sebagai jawaban terhadap ChatGPT, untuk membuatnya lebih baik dalam matematika, pemrograman, dan lainnya. xAI milik Musk telah meluncurkan Grok-1.5 kepada pengguna awal dengan kemampuan dan penalaran yang ditingkatkan serta kemampuan untuk memproses konteks yang lebih panjang. Perusahaan tersebut mengklaim sekarang Grok-1.5 dapat bersaing dengan GPT-4, Gemini Pro 1.5, dan Claude 3 Opus dalam beberapa area.

Berdasarkan data dari xAI, Grok-1.5 tampak menjadi perbaikan besar-besaran dibandingkan Grok-1. Skornya melonjak menjadi 50,6 persen dalam benchmark MATH, lebih dari dua kali lipat dari skor sebelumnya. Skor Grok-1.5 juga naik menjadi 90 persen dan 74,1 persen dalam GSM8K (soal matematika) dan HumanEval (pemrograman), berturut-turut, dibandingkan dengan 62,9 persen dan 63,2 persen sebelumnya. Angka-angka tersebut cukup mendekati Gemini Pro 1.5, GPT-4, dan Claude 3 Opus, bahkan, skor pemrograman HumanEval mengungguli semua pesaing kecuali Claude 3 Opus.

Grok-1.5 juga dapat memproses konteks panjang hingga 128K token dalam jendela konteksnya, yang berarti ia dapat menggabungkan data dari lebih banyak sumber untuk memahami suatu situasi. “Ini memungkinkan Grok memiliki kapasitas memori yang ditingkatkan hingga 16 kali panjang konteks sebelumnya, memungkinkannya untuk menggunakan informasi dari dokumen yang jauh lebih panjang,” kata perusahaan tersebut.

xAI tidak memberikan detail mengenai kemajuan Grok di area lain, di mana Grok mungkin masih tertinggal, nilai akademik, multimodal, dan lainnya. Dan Grok-1.5 mungkin tidak akan mempertahankan posisinya untuk waktu yang lama. ChatGPT 5 dijadwalkan akan hadir pada musim panas ini, menjanjikan rangkaian fitur yang “membuatnya terasa seperti Anda berkomunikasi dengan orang daripada mesin,” menurut OpenAI.

Saat ini, Grok hanya tersedia untuk pengguna pada tier Premium+ di X, meskipun Elon Musk baru-baru ini berjanji akan membukanya untuk pengguna reguler Premium di X. Perusahaan tersebut juga baru-baru ini menjadikan Grok chatbot mereka sebagai open source, setelah Musk menggugat OpenAI dan Sam Altman atas dugaan meninggalkan misi nirlaba mereka.

LAINNYA DARI MASTEKNO
Handphone
Siasat Baru Google Hadapi ‘Jambret Digital’, Dari Kunci Otomatis hingga AI Pendeteksi Copet

Kehilangan smartphone di jalanan kini bukan lagi soal urusan kehilangan perangkat keras senilai jutaan rupiah....

Laptop
ASUS Perbarui Vivobook Pro Dengan Intel Panther Lake

Asus baru saja melakukan penyegaran di lini Vivobook Pro 14 dan 16 Intel Edition di...

Games
Highguard Tembus Hampir 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Saat Perilisan

Highguard, game multiplayer shooter free-to-play terbaru dari Wildlight Entertainment, mencatat pencapaian besar dengan hampir 100.000...

Cyber Life
Yahoo Tambahkan AI Generatif ke Mesin Pencarian Lewat Yahoo Scout

Yahoo resmi menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan generatif ke mesin pencariannya melalui peluncuran “answer...

Cyber Life
Google Tambahkan Gemini Di Google Maps

Bayangkan sedang memacu sepeda di tengah rute baru yang asing atau berjalan kaki di trotoar...

Cyber Life
Google Menilai Meta Lalai! Keamanan WhatsApp Dipertanyakan

Tenggat waktu 90 hari yang diberikan tim Google Project Zero akhirnya terlewati tanpa solusi tuntas...

Hardware
Bukan Kaleng-Kaleng! GMKtec Bawa Lunar Lake ke Mini PC Murah

Dunia mini PC kembali meriah dengan langkah terbaru GMKtec yang merilis NucBox K13. Kali ini,...

Cyber Life
YouTube Siap Tantang OpenAI Sora, Hadirkan Shorts AI Pakai Wajah Kreator

YouTube mengungkapkan rencana besar untuk platform dan para kreatornya pada 2026 dengan memperdalam integrasi kecerdasan...

Games
Petualangan Baru Dimulai! Sekuel Super Mario Movie Meluncur April Mendatang

Ada kabar baik bagi para penggemar si tukang ledeng ikonik asal Jepang. Nintendo dan Illumination...